Pemprov Maluku Utara Sinkronkan Program SMK 2026, Libatkan 63 Kepala Sekolah

IMG 20260512 WA0046
Kepala Bidang SMK Dikbud Maluku Utara, Makmur.

Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara melalui Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara menggelar rapat koordinasi optimalisasi tata kelola dan sinkronisasi program SMK tahun 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan para kepala SMK negeri dari seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara sebagai upaya memperkuat tata kelola pendidikan kejuruan.

Kepala Bidang SMK Dikbud Maluku Utara, Makmur, mengatakan rapat koordinasi dilakukan untuk mengonsolidasikan data sekolah yang tercantum dalam aplikasi dengan kondisi riil di lapangan.

"Tujuannya untuk optimalisasi tata kelola dan sinkronisasi program SMK tahun 2026," kata Makmur, Selasa (12/5/2026).

Selain sinkronisasi data, kegiatan tersebut juga menjadi forum konsolidasi berbagai program antar-SMK agar pelaksanaan program pendidikan berjalan lebih terarah dan terintegrasi. Ia menyebutkan, sebanyak 63 SMK negeri dari 10 kabupaten/kota diundang.

"Tujuannya mengkonsolidasi terkait data SMK yang ada di aplikasi dengan data eksisting. 63 SMK negeri yang kami undang dari 10 kabupaten/kota," ujarnya.

Dalam rapat koordinasi itu, kata dia, masing-masing kepala sekolah diminta memaparkan potensi sekolah, berbagai kekurangan yang dihadapi, hingga proyeksi pengembangan di masing-masing SMK.

"Bagaimana mereka menyampaikan potensi yang ada di SMK kemudian kekurangan dan proyeksi pengembangan oleh masing-masing kepala sekolah," jelasnya.

Meski sebagian besar kegiatan pengembangan dan koordinasi dilakukan secara daring, Makmur menegaskan masih ada sejumlah kegiatan tertentu yang tetap dilaksanakan secara luring.

"Cuman ada kegiatan seperti talenta siswa itu dilakukan secara luring, seperti LKS karena lomba kompetensi kan itu harus dilakukan secara tatap muka," pungkasnya. (nar)

Komentar

Loading...