(Menyelaraskan Kebijaksanaan Adat dan Atorang Demi Masa Depan Ekonomi-Ekologis di Maluku Utara)

Epik Peradaban, Pangan Lokal, dan Tambang

Sukarman Kasim

Oleh: Sukarman Kasim
(Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi PP FORMAPAS-MALUT)

“Dibawah naungan hutan tropis Indonesia yang megah tersimpan kisah peradaban manusia yang belum selesai, sebuah epos tentang keajaiban alam yaang menentukan masa depan umat manusia, sekaligus peringatan tentang kerapuhan kehidupan di tengah pusaran krisis iklim”.

Di horizon masa depan, dunia akan terus menatap ke hutan dan laut Indonesia, bukan sekadar sebagai pemandangan eksotis, tetapi sebagai laboratorium hidup yang menyimpan solusi bagi tantangan global.

Baca di: Koran digital Malut Post edisi Kamis, 2 April 2026

Keanekaragaman hayati nusantara bagian dari hasil jutaan tahun evolusi digaris khatulistiwa, tidak hanya menyimpan kekayaan ekologis, namun juga potensi inovasi ilmiah yang belum terjamah.

Di laboratorium eropa misalnya, ditemukan bahwa enzim dari lumut papua mampu mengurai tumpukan sampah plastik menjadi biomassa hanya dalam hitungan hari.

Sebuah temuan yang dijuluki “hadia terbesar dari hutan Indonesia untuk planet yang sekarat” ini hanyalah satu dari banyak misteri yang tersembunyi dibalik keanekaragaman hayati nusantara.

Hal demikian menegaskan peran strategis Indonesia dalam menjaga keberlanjutan bumi dan menyediakan inspirasi bagi teknologi masa depan. (Yudi Latif, hlm 119).

Kita kerap berada di persimpangan peradaban yang menentukan. Di satu sisi, godaan ekonomi ekstraktif dengan iming-iming sawit dan tambang.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...