Ambulance Laut Andalan Bahim Beroperasi: Rujuk Pasien dari Moti ke Ternate di Malam Hari

Ternate, malutpost.com -- Pasien dari Kecamatan Pulau Moti dirujuk ke Kota Ternate menggunakan ambulance laut Andalan Bahim, Sabtu (28/2/2026), malam.
Pasien tersebut merupakan seorang anak perempuan berusia 6 tahun asal Kelurahan Moti Kota, Kecamatan Pulau Moti.
Sebelumnya, pasien mendapat penanganan awal di Puskesmas Moti. Pasien tiba di Unit Gawat Darurat (UGD), pukul 17.35 WIT dengan kondisi darurat, mengalami sesak napas dan tampak pucat akibat dugaan keracunan obat MDT.
Melihat kondisi tersebut, tenaga kesehatan segera mengambil tindakan rujukan ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate menggunakan transportasi ambulans laut.
Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi laut yang berombak. Meski demikian, tim tetap sigap dan memastikan pasien dalam kondisi aman selama perjalanan dari Pulau Moti menuju Ternate.
Evakuasi dilakukan oleh tim nakes yang terdiri dari Ishak Djuma, dan Karmilawati Malawa, turut didampingi orang tua pasien.
Ambulans laut Andalan Bahim menjadi solusi bagi tantangan geografis wilayah kepulauan, khususnya dalam penanganan kasus kegawatdaruratan yang membutuhkan rujukan cepat dan aman.
Layanan ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung program prioritas wali kota dan wakil wali kota dalam mewujudkan pemerataan pelayanan publik serta pelayanan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kota Ternate, termasuk bagi warga di wilayah kepulauan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Fathiyah Suma, menyampaikan, layanan kesehatan menggunakan ambulance laut ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Layanan ambulans laut Andalan Bahim ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Ternate dalam menjamin akses pelayanan kesehatan yang cepat dan merata, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan."
"Evakuasi perdana ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat sistem rujukan, sehingga pasien dari pulau terluar dapat segera memperoleh penanganan di fasilitas kesehatan rujukan,” kata dr Fathiyah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Moh. Faizal Badaruddin menegaskan, pihanknya mendukung penuh operasional ambulans laut.
“Kami mendukung penuh operasional ambulans laut Andalan Bahim sebagai bagian dari pelayanan publik, khususnya dalam menjamin kelancaran dan keselamatan transportasi rujukan pasien antar pulau. Dalam kondisi laut yang berombak, kami memastikan seluruh aspek keselamatan pelayaran tetap terpenuhi agar proses evakuasi dapat berjalan aman dan lancar,” tuturnya.
Di samping itu, Camat Moti Ahmad Yasin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons cepat ambulance laut dalam mengevakuasi warganya sebagai pasien.
Menurut Ahmad, kehadiran Ambulance Laut penting sebagai sarana atau fasilitas kesehatan terutama dalam kondisi darurat yang butuh akses cepat melalui jalur laut. (van)




Komentar