Kapolda Malut Pimpin Apel Operasi Ketupat Kie Raha 2026, Ini 4 Sasaran Pengamanan

Sofifi, malutpost.com -- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol. Waris Agono, mempimpin apel gabungan Operasi Kepolisian Terpusat (Ketupat) Kie Raha 2026.
Apel tersebut juga melibatkan TNI, Satpol-PP, Damkar, Perhubungan, Basarnas, Pertamina hingga instansi terkait di lapangan Catur Prasetya Polda Malut, Kamis (12/3/2026).
Kapolda Malut, Irjen Pol. Waris Agono, mengatakan apel Operasi Ketupat 2026 ini dilakukan secara serentak di seluruh Polda di Indonesia. Polda Malut sendiri menyiapkan 835 personel untuk melakukan pengamanan dalam Operasi Ketupat.
"Selain itu 2/3 kekuatan tetap melaksanakan tugas rutin tetap. Jadi sewaktu-waktu operasi ini membutuhkan kekuatan, maka personel 2/3 ini dilibatkan," kata Irjen Waris.
Jenderal dua bintang ini menyampaikan, dalam Operasi Ketupat Kie Raha ini telah dibangun 69 pos, yakni pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
"Pos terpadu akan dibangun oleh setiap Polres jajaran di kabupaten dan kota dan satu di Sofifi. Jadi total 11 pos terpadu," jelasnya.
Operasi Ketupat terfokus pada empat sasaran, yakni orang, barang, kegiatan dan tempat.
"Orang itu adalah pemudik dan pelaku usaha. Kemudian barang adalah barang berbahaya dan ilegal lainnya. Sementara tempat adalah tempat ibadah serta tempat-tempat keramaian lainnya dan kegiatan adalah takbiran dan lainnya," terangnya.
Operasi ketupat berlangsung 13 hari, mulai dari 13 Maret sampai pada 25 Maret 2026.
"Kami menghimbau seluruh masyarakat agar bekerja sama dan melaporkan setiap kejadian yang mengganggu keamanan dan ketertiban sekitar," pungkasnya. (one)




Komentar