Gerakan Pemuda dari Masa Budi Utomo hingga Kongres Sedunia di Amerika

Pada kongres dimajukan usul oleh PPPI (Perhimpunan pelajar-Pelajar Indonesia, yang didirikan tahun 1926 oleh Jong Java di Jakarta) untuk menggabungkan segala perkumpulan pemuda dalam satu badan perhimpunan masa muda Indonesia.
Tetapi usaha ini tidak dapat dilaksanakan karena rasa kedaerahan masih kuat. Sehabis kongres, diadakan suatu konferensi pada tanggal 15 Agustus 1926, oleh Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Jong Batak, Ambonsche Studeerenden dan kongres Komite.
Diusulkan agar mendirikan badan permanen untuk keperluan Persatuan Indonesia. Usul diterima kecuali Jong Islamieten Bond.
Selanjutnya pada tanggal 31 Agustus 1926 disahkanlah anggaran dasar perhimpunan baru yang bernama Jong Indonesia, dengan tujuan menanamkan dan mewujudkan cita-cita persatuan seluruh Indonesia, dengan dasar nasionalisme menuju kea rah terwujudnya Indonesia Raya.
Perhimpunan ini terlepas dari semua perkumpulan pemuda Indonesia, bersifat permanen dan diurus oleh satu komite atau dewan.
I. Sumpah Pemuda
Usaha perhimpunan baru itu tidak dapat berbuat seperti yang diharapkan. Pada awal tahun 1927 oleh Algeemene Studie Club di kota Bandung didirikan perkumpulan pemuda yang juga pemuda yang juga dinamakan Jong Indonesia, kelak diganti dengan Pemuda Indonesia.
Tujuan perkumpulan ini tidak banyak bedanya dengan Jong Indonesia, hanya susunannya berlainan. Tidak berpolitik, namun anggota-anggotanya secara perseorangan dibolehkan. Ditetapkan pula bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa resmi. Pemuda Indonesia bukan badan pusat semua persatuan perkumpulan pemuda.
Atas inisiatif PPPI kembali pada tanggal 27-28 Oktober 1928 dilangsungkan kongres Pemuda Indonesia II untuk mempersatukan segala perkumpulan Pemuda Indonesia yang ada dalam satu badan gabungan.Kongres menghasilkan Sumpah Pemuda yang terkenal dengan nama Sumpah Pemuda.
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar