(Inkubasi Nalar Demokrasi Pemilih Pemula)

Dari Ruang Kelas ke TPS

Iskar Hukum

Kolaborasi antara penyelenggara pemilu, sekolah, guru, dan masyarakat perlu diarahkan untuk membangun pemilih yang tidak mudah digerakkan oleh politik uang, propaganda, manipulasi informasi, maupun politik identitas yang sempit.

Pada akhirnya, TPS adalah muara, bukan titik awal. Kualitas pilihan tidak lahir dalam hitungan menit ketika seseorang berada di balik bilik suara, melainkan melalui proses panjang untuk membentuk pengetahuan, pengalaman, nilai, dan nalar demokrasi.

Sebab, sebelum seseorang menentukan pilihan di TPS, terlebih dahulu ia menentukan apa yang akan dipercayainya. Dan semuanya dapat dimulai dari ruang kelas, melalui pertanyaan sederhana, apakah kita benar-benar memilih, atau hanya mengikuti arah karena keadaan?(*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...