Transisi Energi dan Luka yang Ditinggalkan di Halmahera

El Dinoh

Ternyata pasal 33 ayat 3 UUD 1945 bentuk implementasi nya adalah memperkayaan segelintri orang saja, sedangkan rayat terus di miskinkan.

Hal yang cukup unik terjadi di kabupaten halmahera tengah adalah kesehatan gratis dan pendidikan pun gratis, tetapi ini bukan bentuk belas kasih dari pemerintah ini adalah kewajiban pemerintah dalam mengimplementasikan apa yang suda di ajurkan UUD 1945.

Tetapi semua itu harus di bayar mahal denggan kehacuran hutan, sungai yang tercemari, udara yang tidak sehat,kesehatan yang makin buruk.kondisi ini terjadi di kabupaten halmahera tengah.

Halmahera tengah kini seperti lautan api yang bisa menelan apapun yang ada di depannya kita memiliki ketakutan yang sama bahwa halmahera 5 tahun kedepan mungkin akan hilang dari peta dan akan tenggelam dalam kerakusan olegarki nasional yang membungkus keadilan lewat UUD dan pancasila.

Apapun itu bisa terjadi apabilah tidak ada keseimbangan antara manusia dan alam kita tidak bisa membayangkan bagaimana kehidupan generasi yang akan datang, mungkin mereka akan membuat rumah di lautan di karenakan suda tidak ada tanah.

Semua telah di kuasi oleh pertambangan.ini bukan cerita dongeng yang cukup di dengar lalu hilang, tapi ini adalah peringatan buat kita semua, bahwa manusia tampa alam maka manusia tidak akan bisa hidup tapi alam tampa manusia dia tetap akan hidup.

Di tengah kerusakan alam yang terus berlanjut di kabupaten halmahera tengah, ada segelintir orang yang malahan menggucapkan terimakasi kepada perusaahaan yang telah merusak hutan hal ini menjadi semacam paradoks yang fatal.

Kita bisa meragukan kapasitas mereka jangan sampai kita menjadi intelektual menara gading yakni intelektul yang siap di kasih dan melupakan realitas yang objektif.

Kita harus wajib mencurigai mereka karna terkadang kita sesam intelektual ada yang memiliki kepentingan yang tidak berangkat dari kondisi rayat malahan lahir atas dasar kepetingan individu yang pada ahirnya mengorbankan rayat.

Di tengah kehancuran hutan halmahera yang semakin masif maka untuk membendung hal ini kita suda harus mempunyai kesadaran bahwa organisasi massa yang kritis adalah kunci mengcegah kerusakan hutan itu semakin berlanjut. (*)

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6

Komentar

Loading...