Transisi Energi dan Luka yang Ditinggalkan di Halmahera

El Dinoh

Dan disana pula mengalami kerusakan akibat PT Gema Kreasi perdana (GKP) yang memiliki konsesi seluas 1.800 Hektar di pulau ini untuk pertambangan nikel.

Di maluku utara juga sebagian pulau mengalami kerusakan akibat pertambangan seperti obi kawasi, pulau obi telah mengalami kerusakan sekitar 91% yang mana kerusakan itu telah menelan total luas Desa kawasi yang menjadi lokasi industri.

Kabupaten halmahera tengah kini juga menjadi sorotan publik akibat kerusakan hutan yang semakin luas akibat pertambangan. kita bisa melihat secarah realitas bagaimana iwip menjalar dan merusakkan hutan halmahera tengah, membabat habis apa yang ada di hutan halmahera.

Tidak cukup sampai di situ kini pulau gebe menjadi wilayah baru yang di ambil hasil alamnya, tidak lain hanya untuk menghidupkan gurita oligarki nasional.

Hal yang paling tersorot adalah ketika terjadinya pemindahan sekola SMA Negri 3 Gebe, hal ini meninggalkan kesan yang buruk, kita harus bertanya kenapa sekola SMA Negri 3 gebe harus di pindahkan!

Kondisi ini telah membuktikan bahwa bentuk kesejahteraan yang di impikan pemerintah kita ternyata harus mengorbankan rayat sendiri. pulau gebe adalah bentuk kenyataan yang tidak bisa di tolak, karna krisi air bersi beriringan denggan hutan yang gundul dan pada ahirnya akan mempengaruhi mental manusianya.

Kita semua memahami bahwa hasil alam yang ada di kelola oleh negara dan di kembalikan ke masarakat indonesia, seperti kutipan pasal 33 ayat 3 UUD 1945, yang menyatakan bahwa bumi, air,dan kekayaan alam di kuasi oleh negara untuk kemakmuran rakyat.

Hari ini kita bisa melihat dan bertanya bentuk kesejahteraan apa yang suda pemerintah kita lakukan! Lapangan kerja yang semakin sulit, kesehatan yang makin mahal, pendidikan semakin mahal, apakah ini yang di maksud bentuk kesejahteraan.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6

Komentar

Loading...