Ternate Juara Umum POPDA XII Malut, Halsel Bersiap Jadi Tuan Rumah 2028

Morotai, malutpost.com - Kota Ternate keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara 2026. Kepastian itu diumumkan Ketua Panitia POPDA XII, M. Sukur Lila, usai laga final cabang olahraga sepak bola yang mempertemukan tuan rumah Pulau Morotai melawan Halmahera Barat di Stadion Bangsaha, Sabtu (11/7/2026).
Kontingen Ternate menutup pesta olahraga pelajar terbesar di Maluku Utara itu dengan koleksi 30 medali emas, sembilan perak, dan 13 perunggu, atau total 52 medali. Raihan tersebut mengantarkan Ternate kokoh di puncak klasemen akhir sekaligus menyandang predikat juara umum.
Posisi kedua ditempati Halmahera Utara yang mengoleksi sembilan medali emas, 15 perak, dan 21 perunggu dengan total 45 medali. Sementara tuan rumah Pulau Morotai berhasil finis di peringkat ketiga setelah mengumpulkan sembilan emas, delapan perak, dan sembilan perunggu atau total 26 medali.
Di posisi keempat bercokol Kota Tidore Kepulauan dengan perolehan delapan emas, 10 perak, dan 14 perunggu (32 medali). Halmahera Selatan menyusul di peringkat kelima dengan koleksi tujuh emas, tujuh perak, dan 13 perunggu atau total 27 medali.
Meski sama-sama mengoleksi 27 medali, Halmahera Timur harus puas berada di posisi keenam lantaran hanya mengumpulkan dua emas, tujuh perak, dan 18 perunggu. Berikutnya Kepulauan Sula berada di peringkat ketujuh dengan dua emas, lima perak, dan 11 perunggu (18 medali), disusul Halmahera Barat di posisi kedelapan dengan dua emas, empat perak, dan delapan perunggu (14 medali), Halmahera Tengah di urutan kesembilan dengan dua emas, empat perak, dan tujuh perunggu (13 medali), serta Pulau Taliabu di posisi terakhir dengan raihan dua medali perak dan dua perunggu.
Klasemen akhir tersebut diumumkan setelah partai final sepak bola yang menjadi pertandingan penutup POPDA XII. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Pulau Morotai sukses mengalahkan Halmahera Barat dengan skor telak 3-0. Satu gol tercipta pada babak pertama, kemudian Morotai membulatkan kemenangan dengan dua gol tambahan pada babak kedua untuk memastikan medali emas cabang olahraga sepak bola.
Usai pengumuman juara umum, upacara penutupan dilanjutkan dengan penurunan bendera POPDA XII yang disaksikan seluruh kontingen dari 10 kabupaten/kota. Penutupan resmi dilakukan Gubernur Sherly Tjoanda yang diwakili Sekretaris Provinsi (Sekprov) Malut Samsuddin A. Kadir.
Pada momen tersebut juga diumumkan Kabupaten Halmahera Selatan resmi ditetapkan sebagai tuan rumah POPDA XIII Tahun 2028. Penetapan itu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara tentang Penetapan Tuan Rumah POPDA XIII Tahun 2028.
Dengan penetapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan memiliki waktu sekitar dua tahun untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari kesiapan venue, akomodasi, hingga aspek teknis pelaksanaan. Seluruh persiapan akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
Biaya penyelenggaraan POPDA XIII nantinya akan dibebankan pada APBD Pemerintah Provinsi Maluku Utara, APBD Kabupaten Halmahera Selatan, serta sumber pendanaan lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan penetapan tersebut, estafet penyelenggaraan pesta olahraga pelajar tingkat provinsi resmi beralih dari Pulau Morotai ke Halmahera Selatan.
Sekprov Samsuddin A. Kadir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota, panitia pelaksana, atlet, ofisial, wasit, juri, serta semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan POPDA XII di Pulau Morotai.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kabupaten/kota yang telah mempersiapkan kontingennya dengan baik. Apresiasi juga kepada panitia, atlet, ofisial, wasit, juri, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga seluruh rangkaian POPDA XII dapat berlangsung sukses, tertib, aman, dan penuh prestasi," ujar Samsuddin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Maluku Utara, khususnya masyarakat Pulau Morotai, yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan kegiatan sehingga suasana tetap kondusif dari awal hingga penutupan.
Menurut Samsuddin, POPDA tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antardaerah di Maluku Utara. Sebab, olahraga memiliki peran strategis sebagai media pemersatu, membangun sportivitas, serta memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.
"Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memberikan perhatian terhadap pembangunan olahraga. Upaya ini tentu membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota agar pembinaan atlet dapat berjalan berkelanjutan dan melahirkan prestasi yang membanggakan," katanya.
Samsuddin berharap POPDA menjadi wadah untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Maluku Utara di tingkat nasional hingga internasional.
"Bagi atlet yang berhasil meraih juara, jangan cepat berpuas diri. Jadikan prestasi hari ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Sementara bagi yang belum berhasil, jangan menyerah. Teruslah berlatih, tingkatkan kemampuan, dan yakini bahwa kesempatan untuk menjadi juara akan selalu terbuka bagi mereka yang mau bekerja keras dan tidak pernah berhenti berjuang," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia POPDA XII, M. Sukur Lila menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang selama sepekan pelaksanaan POPDA. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses pembinaan atlet pelajar.
"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh kontingen yang berhasil meraih prestasi. Bagi yang belum berhasil, tetaplah menjadi pemenang karena kalian telah bertanding dengan jujur, sportif, dan penuh keberanian. Jadikan pengalaman di POPDA ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan pada ajang berikutnya," ujar Sukur.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, panitia pelaksana, perangkat pertandingan, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan POPDA XII.
"Keberhasilan penyelenggaraan POPDA ini merupakan hasil kerja bersama. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses," tutupnya. (cr-01)



Komentar