Di Balik Setiap Telur Mamoa yang Menetas, Tumbuh Masa Depan Baru Desa Mamuya

IMG 20260630 WA0087
Konservasi berbasis masyarakat yang dilakukan PLN UIP MPA melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

"PLN meyakini bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus mampu menghadirkan manfaat bagi manusia sekaligus menjaga alam. Melalui Program Desa Berdaya Mamuya, kami tidak hanya berupaya melestarikan Burung Mamoa sebagai satwa endemik kebanggaan Maluku Utara, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar menjadi pelaku utama konservasi. Ketika masyarakat tumbuh bersama lingkungannya, maka keberlanjutan tidak lagi menjadi sebuah program, melainkan menjadi budaya yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Raja.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan konservasi lahir dari kolaborasi berbagai pihak. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap inisiatif yang dijalankan mampu memberikan dampak jangka panjang.

Di Desa Mamuya, setiap telur Burung Mamoa yang berhasil menetas bukan sekadar menandai lahirnya seekor satwa endemik. Ia menjadi simbol tumbuhnya kesadaran, kolaborasi, dan harapan baru. Sebuah bukti bahwa ketika masyarakat diberdayakan untuk menjaga alamnya, mereka sesungguhnya sedang membangun masa depan desanya sendiri. (ikh)

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...