Malut United: Pelajaran Berharga untuk Persiter

Klub yang menutup diri dari dialog dengan suporter akan gagal menciptakan rasa kepemilikan bersama.atau sense of belonging, yang merupakan fondasi utama akar rumput suporter.
5. Prestasi Instan Tanpa Fondasi Akademi dan Infrastruktur.
Klub yang dibangun hanya dengan membeli pemain bintang berbiaya mahal untuk mengejar prestasi instan cenderung berumur pendek.
Ketika prestasi tersebut gagal diraih atau dana habis, klub akan runtuh karena tidak memiliki fondasi internal seperti akademi usia muda youth academy dan fasilitas yang mengikat talenta lokal serta kecintaan masyarakat sekitar. (Szymanski, 2015).
Keberlanjutan sebuah klub sepak bola sangat bergantung pada efisiensi jangka panjang antara investasi infrastruktur fisik/sosial dengan hasil di lapangan, bukan sekadar belanja impulsif di bursa transfer.
Semoga dengan rencana kembalinya Persiter di kancah sepak bola tanah air 5 faktor fondasi ilmiah ini dapat menjadi perhatian untuk kita semua. Salam Rindu Kebangkitan Persiter !!!! (*)



Komentar