Bangun Rumah Baca, Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak di Daerah 3T

Metode Belajar Inklusif
Rumah Belajar yang diinisiasi oleh Harita Nickel menerapkan pendekatan yang unik. Setiap sesi dimulai dengan kegiatan membaca selama 15 menit, diikuti dengan pendampingan intensif bagi anak yang belum lancar mengenal huruf, menulis, atau menyusun kalimat.
Selain itu, terdapat aktivitas mendongeng, permainan edukatif, hingga sesi menonton film edukasi bersama.
Syaiful Bahry, S Psi, MA, Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, menilai bahwa pendekatan belajar tanpa tekanan ini sangat krusial bagi perkembangan psikologis anak.
"Secara psikologis, anak belajar paling efektif saat merasa aman, dihargai, dan tidak takut salah. Ruang-ruang kecil seperti ini menjadi fondasi kuat bagi ketahanan mental dan pembangunan manusia jangka panjang," jelas Syaiful.
Dukungan itu disambut hangat oleh para orang tua. Hamsiah Drakel, salah satu orang tua siswa, mengungkapkan kegembiraannya.
"Setiap sore anak-anak di sini datang dengan hati senang. Mereka tidak hanya membaca, tapi juga bermain. Rasanya seperti stres mereka di rumah hilang ketika belajar di sini," tuturnya.
Senada dengan itu, Nadia Abdullah berharap keberadaan rumah belajar ini dapat mengalihkan fokus anak-anak dari penggunaan gawai yang berlebihan ke kegiatan yang lebih bermanfaat.
Bahkan hingga saat ini, program tersebut telah memberikan manfaat kepada 210 siswa.
Keberhasilan inisiatif ini pun mendapat pengakuan di tingkat nasional dengan diraihnya penghargaan Subroto Awards 2025 kategori Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif Komoditas Mineral Kategori Pendidikan dari Kementerian ESDM.
Mulyadi Tutupoho, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Maluku Utara, menyatakan bahwa langkah Harita Nickel sangat membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi masyarakat pedesaan di wilayah kepulauan yang sulit dijangkau.
Dengan fasilitas lengkap seperti buku bacaan, alat peraga edukatif, dan guru pendamping, Rumah Belajar Harita Nickel kini menjadi mercusuar harapan bagi masa depan literasi di Maluku Utara. **


Komentar