Polda Malut Bentuk Tim Gabungan Ungkap Pelaku Pembunuhan di Patani Barat

Sofifi, malutpost.com -- Polda Maluku Utara (Malut) membentuk tim gabungan lintas fungsi untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap korban Ali Abas (65 tahun) dan teror warga di area perkebunan Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.
Tim gabungan terdiri dari penyidik, Intelmob, tim Penjejak dan tim Pemburu Brimob, Inafis, Humas, Bhabinkamtibmas, Unit K9, dukungan teknologi drone serta Laboratorium Forensik (Labfor).
Tim ini dibentuk selaras dengan dengan komitmen Wakapolda Malut, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun yang menyatakan akan menyelidiki dan menuntaskan kasus ini.
Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram, mengatakan, pembentukan tim ini merupakan keseriusan Polri dalam mengungkap kasus secara komprehensif, dengan mengedepankan pendekatan ilmiah dan profesional.
"Tim ini kami bentuk sebagai kekuatan terpadu, menggabungkan fungsi penyidikan, intelijen hingga dukungan teknologi modern, agar setiap proses pengungkapan berjalan objektif, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya, Sabtu (2/5/2026).
Wahyu menjelaskan, dalam pelaksanaannya, penyidik menjadi ujung tombak dalam membangun konstruksi perkara melalui pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti.
Kemudian dukungan Intelmob dalam memperkuat analisis intelijen terkait pola dan pergerakan pelaku. Sementara tim Penjejak Brimob bekerja menelusuri jejak di lapangan, serta tim Pemburu disiagakan untuk melakukan pengejaran secara taktis.
Selain itu, pendekatan ilmiah turut dioptimalkan melalui peran Inafis dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) secara presisi, yang diperkuat oleh hasil uji Laboratorium Forensik, termasuk analisis DNA dan barang bukti lainnya.
Unit K9 juga dikerahkan untuk membantu pelacakan dengan kemampuan penciuman yang telah teruji dalam berbagai pengungkapan kasus.
"Penggunaan drone menjadi salah satu inovasi dalam operasi ini guna memantau area dari udara, khususnya pada wilayah yang sulit dijangkau. Di sisi lain, Bhabinkamtibmas aktif membangun komunikasi dengan masyarakat untuk menggali informasi sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tuturnya.
"Peran masyarakat sangat kami harapkan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam membantu proses pengungkapan kasus ini," tambahnya.
Wahyu menyebut, Humas memastikan setiap perkembangan disampaikan secara terbuka dan proporsional ke publik sebagai bagian dari komitmen transparansi Polri.
"Melalui sinergi lintas fungsi ini, Polda menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan penegakan hukum yang tegas, profesional, serta berlandaskan prinsip keadilan dan kepercayaan publik," tandasnya. (one)


Komentar