Majelis Dzikir Al-Awwaliyah Topo, Tidore Kepulauan Sukses Gelar Dabus Akbar ke-5

IMG 20260419 WA0005
Prosesi Dabus Akbar ke-5 Majelis Dzikir Al-Awwaliyah Topo, Tidore.

Tidore, malutpost.com -- Majelis Dzikir Al-Awwaliyah Kelurahan Topo, Kota Tidore Kepulauan, menggelar Dabus Akbar ke-5 yang berlangsung khidmat pada Sabtu malam (18/4/2026) di Gedung Serba Guna Kelurahan Topo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari napak tilas perjalanan Majelis Dzikir Al-Awwaliyah sekaligus upaya menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan Dabus Akbar. Turut hadir pula perwakilan Wali Kota Tidore Kepulauan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, para imam, serta jamaah dan tamu undangan lainnya. Antusiasme warga juga terlihat dengan turut menyaksikan jalannya tradisi dabus.

Mengusung tema "Merawat Tradisi Membangun Peradaban Umat", kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, tradisi dabus memiliki nilai penting dalam kehidupan beragama dan sosial masyarakat.

"Pemerintah Provinsi memberikan apresiasi atas pelaksanaan Dabus Akbar ini. Kehidupan beragama menjadi motivasi dan spirit dalam kehidupan masyarakat. Tradisi ini berkembang secara dinamis dan menjadi titik temu antara budaya dan agama," ujar Sarbin.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan semacam ini memiliki peran strategis dalam memperkuat harmoni sosial.

"Dengan memohon ridha Allah SWT, saya membuka secara resmi Dabus Akbar ini," kata Sarbin.

Sementara itu, Ketua Majelis Dzikir Al-Awwaliyah Topo, Samsuddin Ali, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antar majelis dzikir di Kota Tidore Kepulauan, sekaligus menjaga tradisi leluhur agar tetap lestari.

"Melalui Dabus Akbar ini, kami berharap silaturahmi antar majelis dzikir di Kota Tidore terus terjalin dengan baik, sekaligus merawat tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur," ujarnya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah majelis dzikir dari berbagai kelurahan, di antaranya Soasio, Soadara, Dokiri, Tuguiha, Gurabunga, Jaya, dan Tomagoba.

Ia bilang, momen ini diharapkan nilai-nilai kebersamaan, religiusitas, serta pelestarian budaya lokal di Kota Tidore Kepulauan dapat terus terjaga dan berkembang di tengah masyarakat. (pn/nar)

Komentar

Loading...