Sekprov Malut Pimpin Pelantikan Pejabat, Dua Kadis Resmi Definitif

IMG 20260415 WA0007
Prosesi pelantikan pejabat Pemprov Maluku Utara. (Foto: malutpost.com)

Sofifi, malutpost.com -- Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, serta kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut), resmi dilantik pada Rabu (15/4/2026).

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Malut, Samsuddin A. Kadir, di Aula Nuku, Kantor Gubernur Malut.

Berikut dua pejabat eselon II yang dikukuhkan secara definitif berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor : 800.1.3.3 /KEP/JPTP-MU /003/IV/2026, Tanggal 08 Maret 2026

1. Basyuni Thahir sebagai Kepala Dinas Kehutanan yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt)

2. Julys Giscard Kroons ditetapkan sebagai Kepala Dinas Kesehatan dari posisi Plt.

Berikut daftar lengkap pejabat eselon III Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor: 800.1.3.3/KEP/ADM-MU/003/IV/2026, tanggal 08 Maret 2026:

1. Alprit Santiago, S.Pd – Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara

2. Anwar M. Nur, SP., M.Sc – Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara

3. Abd. Wahab Hi Rajab, S.Pt – Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara

4. Masyitah Nadjar, SE., M.Si – Kepala Bidang Perencanaan, Pengawasan dan Pelaporan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Maluku Utara

5. Nurdiah Ismail, ST – Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Maluku Utara

6. Zainudin Kader, S.Pd – Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Maluku Utara

7. Fahrudin Hadji, S.Pi., M.Si – Kepala UPTD Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Daerah (BP3D) Wilayah V Bacan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara

8. Bocy Jahra Iskandar Alam – Kepala UPTD Balai Pengembangan Produk Olahan Kelautan dan Perikanan (BP2OPK), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara

9. Nasarudin Rabo, S.IP – Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Maluku Utara

10. Jailan Soamole, SP – Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara

11. Sulik Yaya Budi Santoso, SE – Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Maluku Utara

12. Sulvana Andili, S.IP – Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara

13. Mansur Iskandar Alam, SE., M – Kepala Bagian Keuangan RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara

14. Muhammad Zakir Abdulrachman – Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Maluku Utara

15. Dwi Astuti Hohakay, S.Pi., M.Si – Kepala UPTD Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Daerah (BP3D) Wilayah II Tobelo, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara

16. Amar Maruf A. Samaun, S.Pi – Kepala UPTD Balai Budidaya Laut dan Payau Bacan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara

17. Sukardan Laher, S.Pi – Kepala UPTD Balai Budidaya Laut dan Payau Jailolo, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara.

Sementara jumlah kepala sekolah yang juga dilantik sebanyak 27 orang, berdasarkan surat keputusan gubernur Maluku Utara Nomor : 800.1.3.3/KEP/KEPSEK /001/IV/2026, tanggal 08 Maret 2026.

Samsuddin menegaskan, bahwa pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya mewujudkan visi besar pembangunan daerah.

"Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari perjalanan panjang kita dalam mewujudkan visi besar pembangunan daerah yaitu menjaga keberagaman dan pemerataan pembangunan menuju Maluku Utara yang bangkit, maju, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan," kata Samsuddin.

Ia menekankan, bahwa Maluku Utara memiliki kekayaan keberagaman budaya, agama, dan adat istiadat yang harus dijaga sebagai kekuatan utama dalam membangun persatuan daerah. Menurutnya, keberagaman tersebut harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Pemerintah daerah, kata dia, tidak boleh membiarkan adanya ketimpangan maupun masyarakat yang merasa terabaikan.

"Sumpah jabatan ini adalah tanggung jawab terhadap negara dan bangsa. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal, tidak boleh ada masyarakat yang merasa diabaikan," tegasnya.

Selain itu, Pemprov Maluku Utara juga terus mendorong kemajuan di sektor pendidikan melalui program Sekolah Unggul Maluku Utara. Program ini difokuskan pada peningkatan kompetensi guru, penguatan kurikulum berbasis kearifan lokal, serta penyediaan sarana digital guna menghadapi perkembangan teknologi.

Samsuddin mengajak seluruh pejabat yang dilantik, khususnya yang berada di sektor pendidikan, untuk membangun sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

"Butuh kerja sama dan sinergi dari bapak ibu sebagai pengambil kebijakan pendidikan, mulai dari dinas hingga kepala sekolah, untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan pendidikan di Maluku Utara," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan merupakan janji suci yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.

Selian itu, pentingnya profesionalisme dan keteladanan bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

"Jadikan jabatan sebagai sarana untuk memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. ASN wajib menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan karakter dalam menjalankan tugas," pungkasnya. (nar)

Komentar

Loading...