Tes Kemampuan Akademik dan Peta Mutu Pendidikan Nasional

Dari aspek hasil, data TKA menjadi pijakan penting bagi pemerintah dalam memetakan kesenjangan capaian pendidikan antarwilayah.
Informasi ini dapat digunakan untuk menyusun kebijakan peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kurikulum, serta intervensi yang lebih tepat sasaran.
Sejalan dengan pandangan Nitko dan Brookhart (2014), asesmen yang dirancang dengan baik akan memberikan umpan balik bermakna bagi pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan.
Ke depan, rencana integrasi TKA untuk jenjang SD dan SMP dengan Asesmen Nasional (AN) menunjukkan arah kebijakan yang semakin sistemik dan berkelanjutan.
Integrasi ini diharapkan mampu membangun peta mutu pendidikan nasional yang utuh sejak pendidikan dasar hingga menengah. Dengan demikian, kebijakan pendidikan tidak lagi bertumpu pada asumsi, melainkan pada data empiris yang merefleksikan kondisi nyata di lapangan.
Pada akhirnya, Tes Kemampuan Akademik harus dipahami sebagai cermin bersama bagi dunia pendidikan Indonesia. Tingginya partisipasi, kelancaran proses, serta dukungan luas dari pemangku kepentingan menunjukkan bahwa TKA diterima sebagai instrumen evaluasi yang relevan dan dibutuhkan.
Dengan pengelolaan yang transparan dan pemanfaatan data yang bertanggung jawab, TKA berpotensi menjadi fondasi penting dalam upaya mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu, adil, dan berkelanjutan. (*)



Komentar