Tes Kemampuan Akademik dan Peta Mutu Pendidikan Nasional

Kendati demikian, tingkat partisipasi tercatat sangat tinggi, mencapai 3,56 juta dari 4,1 juta murid yang terdaftar. Tingkat kehadiran peserta bahkan mencapai lebih dari 98 persen.
Data ini menunjukkan adanya penerimaan dan dukungan luas dari satuan pendidikan, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya terhadap pelaksanaan TKA.
Dari sisi proses, Kemendikdasmen mencatat bahwa pelaksanaan TKA secara umum berjalan lancar. Seluruh tahapan ujian dilaksanakan berbasis Computer Based Testing (CBT) tanpa ujian manual.
Kendala teknis yang muncul, seperti pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem atau peserta yang berhalangan hadir karena sakit, dapat ditangani melalui mekanisme ujian susulan.
Hal ini mencerminkan kesiapan sistem serta komitmen penyelenggara dalam menjamin keadilan dan akses bagi seluruh peserta (Kemendikdasmen, 2025).
Secara konseptual, TKA dirancang dengan tiga fungsi utama asesmen yang saling melengkapi. Pertama, assessment of learning, yaitu untuk memotret capaian akademik murid secara objektif dan terstandar.
Kedua, assessment for learning, yang menjadikan hasil TKA sebagai dasar perbaikan pembelajaran di tingkat kelas, sekolah, dan daerah.
Baca Halaman Selanjutnya..



Komentar