Belajar dari Alam, Mahasiswa PGSD Unkhair Ternate Amati Burung di Danau Tolire

IMG 20251224 WA0042
Mahasiswa Program Studi PGSD Unkhair Ternate saat mengamati berbagai jenis burung di kawasan Pulo Tareba, Kota Ternate, Sabtu (13/12/2025).

Ternate, malutpost.com - Danau Tolire tak hanya menyimpan keindahan alam, tetapi juga menjadi ruang belajar terbuka bagi mahasiswa.

Inilah yang dirasakan oleh mahasiswa semester I kelas 1A Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unkhair. Mereka antusias mengikuti kuliah lapangan mata kuliah Konsep Dasar Biologi di kawasan Pulo Tareba, Kelurahan Takome, pada Sabtu 13 Desember 2025.

Mahasiswa belajar langsung dari alam bertemakan Eco-Teaching Experience: Belajar dari Kicauan Burung di Danau Tolire. Mereka mengamati berbagai jenis burung yang hidup di sekitar danau.

“Sejak pagi, mahasiswa tampak antusias mencatat, mengamati, dan mendiskusikan temuan mereka di tengah suasana alam yang asri,” kata Dosen pengampu mata kuliah, Wawan Suprianto Nadra.

Wawan bilang, pemilihan karena dikenal sebagai salah satu kawasan dengan nilai ekologi tinggi di Kota Ternate. Lingkungan yang masih relatif alami menjadikannya habitat bagi beragam spesies burung, baik burung lokal maupun migran.

“Kondisi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal keanekaragaman hayati secara nyata, bukan hanya lewat buku atau ruang kelas,” paparnya.

Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya memahami konsep biologi tetapi juga belajar mengamati, mencatat data, bekerja sama, dan menghargai proses ilmiah secara sederhana.

“Sebagai calon guru sekolah dasar, mahasiswa PGSD dibekali pengalaman penting untuk menanamkan nilai cinta lingkungan sejak dini. Pengalaman belajar langsung di alam diharapkan dapat menginspirasi mereka kelak dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan bagi peserta didik,”sebutnya.

Dia menambahkan melalui kuliah lapangan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Setiap kicauan burung dan perubahan perilaku satwa yang diamati menjadi pengingat bahwa manusia hidup berdampingan dengan alam dan memiliki tanggung jawab untuk menjaganya.

“Belajar langsung di alam ini tidak hanya menghadirkan pembelajaran yang berbasis pengalaman, tetapi juga mendorong mahasiswa menjadi generasi pendidik yang peduli lingkungan, peka terhadap alam, dan mampu menularkan nilai-nilai tersebut kepada masyarakat luas,” tutupnya. (uty)

Komentar

Loading...