Waspada Penipuan Mengatasnamakan Coretax

Sekitar 2 sampai 3 hari kemudian penipu itu akan menelpon lagi dan dengan yakinnya mengatakan, mengapa akun coretaxnya belum diaktifkan. Penipu sudah menduga bahwa calon korbannya kemungkinan besar memang belum mengaktifkan coretax dan beralasan tidak sempat. Saat inilah yang ditunggu tunggu oleh penipu tersebut
Penipu akan langsung menawarkan calon korbannya untuk diberikan kemudahan bantuan pengkatifan coretax lewat sambungan telepon tersebut. Penipu akan meminta data data yang lebih detil seperti nama ibu kandung dan nomor kartu keluarga.
Di tahap ini, Calon korban lengah dan mengikuti perintah perintah yang diberikan oleh penipu, beberapa caranya adalah dengan modus berikut ini
- modus 1 : Menjawab konfirmasi atas data pribadi yang dikirimkan lewat Whats up dengan menekan kata ya atau tidak yang mana kata tersebut telah disambungkan dengan link terkait Virus yang dapat melihat sandi e-banking dalam selular calon korbannya.
- modus 2 : Melalui sambungan telepon langsung dan kemudian meminta calon korbannya untuk pindah ke panggilan whats up dan dengan alasan untuk membantu mengaktifkan aplikasi Coretax , penipu meminta “Share Screen”
- modus lainnya : Memberitahukan ada kelebihan pembayaran pajak, dan menawarkan bantuan pengembalian kelebihan tersebut ; Perintah membuka File APK.
Korban tidak sadar ketika mengklik jawaban ya atau tidak tersebut ataupun memberikan akses berbagi layer (share screean), layar perangkat selularnya akan seketika gelap, dan biasanya korban berpikiran daya baterai Perangkat selularnya telah habis dan tidak memahami kondisi yang terjadi sebenarnya.
Baca Halaman Selanjutnya..



Komentar