Casis Digugurkan, Begini Penjelasan Polda Malut

WhatsApp Image 2024 07 07 at 19.11.05
Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono.(Iwan/malutpost.com)

Menanggapi ini, Kombes Pol. Bambang menyatakan, Ramadhan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) saat tes jasmani dan itu disampaikan sebelum pelaksanaan sidang akhir atau pantukhir.

"Saat itu, yang bersangkutan dipanggil panitia daerah dan  disampaikan. Jadi Minggu 7 Juli hari ini, kami di Polda sudah mengundang yang bersangkutan bersama keluarganya serta penasehat hukum tetapi mereka tidak datang. Yang jelas, kami menunggu kapanpun mereka hadir akan dilayani dan sama-sama mengklarifikasi,"tandasnya.

Di kesempatan yang sama, Rusli Abubakar selaku salah satu tim pengawas eksternal dalam penerimaan casis di Polda Malut menambahkan, harusnya penasehat hukum dari Ramadhan H. Hairudin lebih dulu konfirmasi ke Polda Malut supaya semua lebih jelas. Ini seakan-akan panitia seleksi di daerah, tertutup,"tambahnya.

Rusli lalu menjelaskan, Ramadhan jika dilihat dari perangkingan memang ranking 1 dari 15 siswa Bintara Kompetensi Khusus Kehumasan IT.

Dari 15 orang, ada 4 yang dinyatakan lulus termasuk Ramadhan. Tapi saat tahapan antropometri atau kesehatan jasmani, Ramadhan dinyatakan gugur karena hanya menduduki peringkat 3. Sementara kouta dari pusat untuk Polda Malut hanya 2 orang.

Berdasarkan surat, memang Ramadhan jatuh di antropometri. Hanya saja, Ramadhan masih diakomodir.

"Kalau tidak diakomodir pada tahapan selanjutnya, takut terjadi under kouta. Kalau terjadi under kuota untuk Polda Malut, maka yang rugi jika putra daerah dari luar justru dimasukan. Jadi untuk Bintara Kompetensi Khusus Kehumasan IT itu hanya punya dua kuota. Sementara yang kita tahu bersama, Ramadhan peringkat 3. Jadi sebelum pengumuman akhir, panitia sudah sampaikan ke yang bersangkutan,"katanya.

Ditegaskan Rusli, dirinya tidak membela Polda Malut, sebab sebagai pengawas, ia hanya pengawas eksternal. Jadi pihak dari eksternal  di lapangan yang melihat dan mengawal langsung tahapan seleksi yang dianggap sesuai SOP.

"Dalam pengawasan rekrutmen penerimaan anggota Polri di Polda Malut, dari awal sampai akhir tidak ada masalah. Kalau ada, maka kami langsung angkat bicara. Jadi semua yang disampaikan panda Polda pada Ramadhan sudah sesuai dan itu transparan serta akuntabel,"pungkasnya.(one/aji)

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...