Polda Maluku Utara Amankan 4 Ton BBM Subsidi di Halteng

Sofifi, malutpost.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) menindak dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Desa Wedana, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Minggu (1/11/2026).
Dalam penindakan tersebut, personel Ditreskrimsus mengamankan sebanyak 4 ton BBM bersubsidi, terdiri dari 2 ton solar dan 2 ton minyak tanah. BBM tersebut ditemukan di sebuah gudang milik warga berinisial GD.
Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan yang dilakukan personel Ditreskrimsus Polda Malut setelah menerima laporan masyarakat. Saat melakukan penyelidikan, anggota menemukan satu unit mobil dump truck berwarna hitam putih yang diduga sedang mengisi BBM jenis solar dan minyak tanah ke dalam tangki penampungan.
“Menindaklanjuti temuan itu, anggota Ditreskrimsus melakukan penindakan dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit dump truck yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM 2 ton solar, serta sekitar 2 ton minyak tanah bersubsidi,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).
Selain mengamankan barang bukti, polisi juga membawa pemilik BBM berinisial GD bersama pengemudi truk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hadi menegaskan, BBM bersubsidi merupakan komoditas yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak menerima. Karena itu, setiap bentuk penyalahgunaan dalam pengangkutan maupun niaga BBM bersubsidi akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami menegaskan bahwa BBM bersubsidi merupakan barang yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak menerima. Oleh karena itu, segala bentuk penyalahgunaan dalam pengangkutan maupun niaga BBM bersubsidi akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Kombes Hadi juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif mengawasi distribusi BBM bersubsidi dan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi penyimpangan di lapangan.
“Pengawasan ini membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat agar distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (one)


Komentar