Terima SK Kepengurusan, KNPI Haltim Siap Perkuat Konsolidasi Organisasi

IMG 20260906 WA0015
DPD KNPI Provinsi Maluku Utara, saat menyerahkan SK kepengurusan ke DPD KNPI Halmahera Timur Periode 2026-2029.

Ternate, malutpost.com – Setelah melewati proses konsolidasi internal, kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) periode 2026–2029, resmi mengantongi legalitas organisasi.

Legitimasi tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh Sekretaris Umum DPD KNPI Provinsi Maluku Utara, Jufri M. Soleman bersama jajaran pengurus, dan diterima oleh Ketua Harian DPD KNPI Halmahera Timur, Suratman Kayano, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Rudi Mochtar serta Wakil Ketua Bidang Perhubungan, Kelautan, Perikanan dan Kemaritiman Bashar Harisun, di Ternate, Minggu (6/9/2026)

Dalam kesempatan itu, Jufri M. Soleman mengatakan, DPD KNPI Maluku Utara mengapresiasi langkah KNPI Halmahera Timur yang telah melakukan konsolidasi dan pembenahan internal organisasi. Menurutnya, proses tersebut penting untuk memastikan organisasi dapat berjalan dengan arah dan struktur kepengurusan yang jelas.

“Pertama, kami dari DPD KNPI Maluku Utara mengapresiasi teman-teman KNPI Halmahera Timur yang telah melakukan konsolidasi organisasi internal. Dan yang kedua, sampai hari ini kami telah menyerahkan surat keputusan sebagai bentuk legalitas dari kepengurusan DPD KNPI Halmahera Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan, legalitas tersebut harus menjadi momentum bagi KNPI Haltim untuk menghadirkan energi baru dalam gerakan kepemudaan. Organisasi tidak boleh hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menjadi wadah yang menyatukan pemuda sekaligus responsif terhadap berbagai persoalan daerah.

“Penyerahan SK ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan simbol lahirnya energi baru bagi pemuda Halmahera Timur. KNPI harus hadir sebagai wadah pemersatu, responsif terhadap dinamika daerah, serta mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat,” tegasnya.

Selain konsolidasi organisasi, Jufri memberikan perhatian khusus terhadap tema besar yang diusung KNPI Halmahera Timur mengenai kemandirian pemuda. Ia menilai gagasan tersebut memiliki nilai strategis apabila mampu diterjemahkan ke dalam program yang benar-benar menyentuh kebutuhan pemuda dan masyarakat.

“Kami di DPD KNPI Maluku Utara merespons positif tema besar yang diusung tentang kemandirian. Saya berharap konsep itu menjadi kebutuhan riil di Halmahera Timur. Ini menjadi tanggung jawab bersama teman-teman KNPI Halmahera Timur, dan kami di KNPI Maluku Utara akan mengawal isu besar tersebut,” katanya.

Karena itu, Jufri berharap pelantikan kepengurusan KNPI Halmahera Timur dapat segera dilaksanakan. Menurutnya, pelantikan akan menjadi pintu masuk bagi pengurus untuk memperkuat konsolidasi, melakukan konsultasi internal maupun eksternal, serta mulai menjalankan program kerja yang telah dirancang.

“Harapan kami, pelantikan segera dilakukan untuk melakukan konsultasi, baik internal maupun eksternal, serta mewujudkan program-program yang nantinya akan dibahas dan dijalankan,” ujarnya.

Sejalan dengan harapan tersebut, DPD KNPI Halmahera Timur telah menyiapkan agenda pelantikan yang direncanakan berlangsung pada 15 September 2026. Namun, pelantikan kali ini tidak sekadar dirancang sebagai agenda seremonial pergantian kepengurusan.

Jajaran KNPI Haltim berencana merangkai pelantikan dengan agenda retret kepengurusan. Konsep ini disiapkan sebagai ruang untuk memperkuat soliditas internal, menyatukan persepsi antarbidang, sekaligus menyusun arah gerak organisasi sejak awal masa kepengurusan.

Melalui retret tersebut, setiap bidang diharapkan tidak hanya membahas program kerja secara internal, tetapi juga membedah berbagai persoalan dan potensi yang dimiliki Halmahera Timur. Hasil pembahasan itu nantinya diharapkan melahirkan program yang lebih presisi, realistis dan tepat sasaran.

Untuk memperkaya pembahasan, KNPI Haltim juga berencana menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai unsur. Di antaranya pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur serta pelaku industri pertambangan, terutama pihak yang memiliki perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat dan program Corporate Social Responsibility (CSR).

Sementara itu, Ketua Harian DPD KNPI Halmahera Timur, Suratman Kayano, mengatakan kepengurusan baru siap menjalankan amanah organisasi dengan menghadirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan kepemudaan di daerah.

“Kami menyadari tantangan Halmahera Timur ke depan membutuhkan terobosan yang solutif. Oleh karena itu, pelantikan yang dirangkaikan dengan retret kepengurusan ini dirancang agar setiap bidang di KNPI dapat membedah potensi daerah secara komprehensif bersama pihak OPD dan pelaku industri pertambangan,” katanya.

Menurutnya, pelibatan pemerintah daerah dan dunia usaha dalam agenda retret menjadi bagian penting untuk membuka ruang dialog antara pemuda, pemerintah dan sektor industri. Dengan komunikasi yang lebih terbuka, KNPI diharapkan mampu menyusun program yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan internal organisasi, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat.

“Dengan demikian, program kerja yang disusun nanti benar-benar berdampak langsung dan tepat sasaran bagi kepemudaan serta masyarakat Halmahera Timur,” pungkasnya. (cr-05)

Komentar

Loading...