Kapolres Ternate Pimpin Polwan Menyapa di Lapas Perempuan, Jajaki Kerja Sama Hasil Pertanian Warga Binaan

IMG 20260902 WA0032
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, didampingi sejumlah PJU Polwan saat mengunjungi Lapas Perempuan. (Foto. Iwan/malutpost.com)

Ternate, malutpost.com – Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto memimpin Polisi Wanita (Polwan) Menyapa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ternate, Rabu (2/9/2026).

Kapolres Anita didampingi Kasat Lantas IPTU Naomi Olinna Harahap, Kasikum IPTU Mirna Oramali, serta sejumlah pejabat utama (PJU) Polwan Polres Ternate.

Kapolres mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas serta proses pembinaan yang diberikan kepada warga binaan di Lapas Perempuan Kelas III Ternate.

Menurutnya, kondisi Lapas Perempuan Ternate cukup baik, terutama dari sisi kebersihan, kesehatan, serta pembinaan keterampilan bagi warga binaan, khususnya narapidana perempuan.

“Apalagi kami dengar di Lapas Perempuan ada warga binaan yang membawa anak kecil. Jadi kami ingin melihat langsung seperti apa kondisi di dalam. Ternyata bagus dan bersih,” katanya.

Kapolres Anita menjelaskan, warga binaan yang memiliki bayi dan masih membutuhkan ASI dari ibunya diperbolehkan membawa anak ke dalam lapas sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

“Jadi ada aturannya. Bagi warga binaan yang memiliki anak di bawah umur tiga tahun, bisa membawa anaknya selama anak tersebut masih membutuhkan orang tuanya,” ujarnya.

Selain menyapa warga binaan, Kapolres juga menjajaki kerja sama terkait ketersediaan pasokan hasil pertanian yang dikelola oleh warga binaan.

Kerja sama tersebut nantinya mencakup sejumlah hasil pertanian yang dapat disuplai ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ternate.

Anita berharap, masyarakat Kota Ternate dapat memberikan ruang dan kesempatan kepada warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukuman untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

“Jadi untuk masyarakat Kota Ternate, semua manusia itu memiliki dosa. Warga binaan yang sudah selesai menjalani hukumannya harus diterima dan diberikan kesempatan untuk kembali melaksanakan tanggung jawab sosialnya. Jangan dikucilkan atau membuat stigma bahwa mereka akan mengulangi perbuatannya lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Ternate, Apriyani, berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkuat kolaborasi dan sinergitas antara Lapas Perempuan Ternate dan Polres Ternate, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban warga binaan.

“Mudah-mudahan bukan hanya sinergi yang dibangun, tetapi bagaimana kolaborasi yang baik antara Polres Ternate dengan Lapas Perempuan di bidang keamanan dan ketertiban, serta juga pembinaan,” pungkasnya. (one)

Komentar

Loading...