Agenda Bahas Pinjaman Rp1 Triliun Pemprov Maluku Utara dan DPRD Molor

Sofifi, malutpost.com -- Rencana pembahasan usulan pinjaman senilai Rp1 triliun antara DPRD Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/7/2026) kembali belum terlaksana.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Husni Bopeng, membenarkan bahwa agenda pembahasan tersebut belum jadi dilaksanakan.
"Belum jadi," kata Husni singkat saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).
Sebelumnya, pembahasan usulan pinjaman Rp1 triliun itu direncanakan digelar usai rapat paripurna DPRD bersama Gubernur Sherly Tjoanda. Namun, agenda tersebut batal karena gubernur masih berada di luar daerah untuk menghadiri kegiatan di kementerian.
Anggota DPRD Maluku Utara dari Fraksi PDI Perjuangan, Said Banyo, juga mengaku belum menerima undangan pembahasan usulan pinjaman tersebut.
"Pembahasanny belum dilaksanakan," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Iqbal Ruray, menyampaikan bahwa pembahasan pinjaman akan dilakukan pada Senin (6/7/2026) apabila Gubernur Sherly memiliki waktu untuk hadir.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Maluku Utara, Abdul Karim, menjelaskan bahwa Gubernur Sherly sedang mengikuti rapat koordinasi di kementerian sehingga agenda pembahasan pinjaman akan dijadwalkan.
"Hari ini ibu gubernur ada rakor dengan kementerian. Pembahasan pinjaman akan kami agendakan nanti. Kalau pak wakil gubernur hadir di rapat paripurna," katanya.
Hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal baru pembahasan usulan pinjaman Rp1 triliun yang sebelumnya telah menjadi perhatian publik dan DPRD karena berkaitan dengan rencana pembiayaan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Maluku Utara. (nar)



Komentar