Pemprov Malut Pastikan Pasokan Minyakita Aman, Distribusi Tiba Pekan Ini

Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) bergerak cepat mengatasi kelangkaan minyak goreng yang dikeluhkan oleh pelaku UMKM dan masyarakat di Kota Ternate.
Melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Perdagangan dan Bulog, distribusi minyak goreng subsidi Minyakita dipastikan segera masuk ke Maluku Utara.
Plt Kepala Dinas Perindag Maluku Utara, M. Ronny Saleh, mengatakan Gubernur Maluku Utara telah mengusulkan penambahan kuota Minyakita ke pemerintah pusat menyusul kosongnya stok di gudang Bulog.
"Hasil koordinasi cepat antara Pemprov Maluku Utara, Kementerian Perdagangan, dan Bulog Pusat memastikan pengiriman Minyakita tetap berjalan," kata Ronny, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, kapal pengangkut yang sebelumnya dijadwalkan tiba pada 17 Mei mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk. Namun distribusi kini diperkirakan tiba pada 21–22 Mei dan langsung dibongkar pada 22–23 Mei untuk segera disalurkan ke mitra Bulog serta pelaku usaha di daerah.
Pada tahap pertama, sebanyak 88 ton Minyakita akan masuk ke Ternate guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM di Maluku Utara.
"Masyarakat dan pelaku UMKM bisa mendapatkan Minyakita melalui jaringan mitra Bulog dengan harga sesuai HET, yakni Rp15.700 per liter," ujarnya.
Pemprov Maluku Utara juga terus memantau distribusi dan perkembangan harga minyak goreng di pasaran guna memastikan pasokan tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan harga.
Selain itu, pemerintah membuka peluang bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin menjadi mitra distribusi Minyakita bersama Bulog. Syaratnya meliputi KTP, NPWP, NIB, serta kesiapan pembelian secara tunai.
Ronny menegaskan, pemerintah memahami dampak kelangkaan minyak goreng terhadap pelaku UMKM yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku untuk menjaga produksi dan usaha tetap berjalan.
"Percepatan distribusi dan stabilisasi pasokan menjadi perhatian serius pemerintah agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu," tandasnya. (nar)


Komentar