Korban Pencurian di Mangga Dua Ternate Pertanyakan Penanganan Kasus oleh Kepolisian

IMG 20260325 WA0003
Terduga pelaku pencurian yang terekam CCTV.

Ternate, malutpost.com -- Kasus pencurian uang ratusan juta di salah satu kios dan rumah makan di Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate, Maluku Utara hingga kini belum diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate.

Padahal, pencurian tersebut terekam CCTV. Seorang pria menggunakan helm dan jaket sweater melancarkan aksi pencuriannya pada siang hari, Kamis, 5 Maret 2026.

Korban yang merupakan pemilik kios dan rumah makan, Nova Ardi (44 tahun) menyebut, aksi pencurian tersebut terjadi saat situasi kios dalam keadaan sepi.

"Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10:07 WIT, dan memang situasi kios tidak terlalu ramai," akunya, Selasa (24/3/2026).

Dalam rekaman CCTV, pelaku yang menggunakan motor matic putih terlihat memantau situasi kios sembari melangkah masuk dan mengambil sebuah tas samping yang berisi uang ratusan juta.

"Pelaku saat keluar memang bertemu dengan anak perempuan saya, anak saya tidak sadar dan baru sadar setelah pelaku berhasil kabur dengan motor," jelasnya.

Kasus ini kata Nova, sudah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ternat setelah kejadian, dibuktikan dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STPL/124/III/2026/SPKT/Res Ternate/Polda Maluku Utara yang ditandatangani Banit SPKT Shit A, Brigpol. Iksan M. Bakar dengan pelapor anak korban atas nama, M. Tegas Imam Muzady.

"Saat kejadian, anak saya langsung membuat laporan di Polres," katanya.

Setelah membuat laporan, kata Nova, anaknya sempat dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim dan menyebut akan memberikan informasi 2-3 hari ke depan.

"Katanya nanti mereka hubungi karena sudah ada nomor kontak, tapi tidak hubungi kami sebagai pelapor, bahkan saat kami menghubungi untuk meminta kejelasan, kita seakan dipimpong untuk menghubungi penyidik yang lain. Setelah kami hubungi ternyata tidak direspons," tandas Nova.

Terpisah Kapolres Ternate, AKBP. Anita Ratna Yulianto melalui Kasat Reskrim, AKP Bakri Syahruddin saat dikonfirmasi mengatakan, kasus tersebut menjadi atensi untuk diungkap.

"Penyelidikan terus dilakukan secara maraton, bahkan pelaku yang terekam CCTV juga terus kami perdalam untuk lebih jelas," ucapnya. (one)

Komentar

Loading...