Sempat Kosong, 50 Ribu Sak Semen Tiba di Maluku Utara

Sofifi, malutpost.com -- Sempat mengalami kekosongan akibat keterlambatan distribusi kapal, pasokan semen di Maluku Utara (Malut) kini kembali masuk.
Sebanyak 2.500 ton atau setara 50.000 sak semen kemasan 50 kilogram dilaporkan tiba melalui distributor Makmur Utama, dengan harga yang diinformasikan sebesar Rp81.000 per sak.
“Pasokan semen sudah kembali masuk. Kami terus berkoordinasi dengan distributor dan memantau kondisi pasar untuk memastikan ketersediaan stok tetap terjaga,” kata Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Maluku Utara, M. Ronny Saleh, Rabu (28/10/2026).
Ia mengaku, pasokan sebelumnya dipicu antrean kapal untuk pemuatan barang di Papua dan Manokwari. Kondisi tersebut berdampak pada jadwal pengiriman semen ke Maluku Utara.
Menindaklanjuti persoalan itu, Pemprov Maluku Utara melalui Dinas Perindag berkoordinasi dengan distributor sekaligus memantau langsung proses pembongkaran semen di pelabuhan guna memastikan pasokan kembali tersedia di pasar.
Ronny menjelaskan, pada Selasa (27/10/2026), sebanyak 1.000 sak semen telah dibongkar. Sementara pada Rabu (28/10/2026), proses pembongkaran masih berlangsung.
Ia menambahkan, distributor Makmur Utama juga merencanakan pemesanan lanjutan sebanyak 2.500 ton untuk memenuhi kebutuhan pada bulan berikutnya.
Jika pemesanan tambahan tersebut terealisasi, total pasokan dari dua pengiriman akan mencapai 5.000 ton atau setara 100.000 sak semen. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan pasokan sekaligus mengantisipasi potensi kekosongan stok.
Menurut Ronny, kelancaran distribusi menjadi perhatian penting agar kebutuhan semen masyarakat tetap terpenuhi, terutama untuk mendukung aktivitas pembangunan di Maluku Utara.
Ronny bilang, Dinas Perindag Maluku Utara akan terus berkoordinasi dengan distributor dan memantau perkembangan stok di lapangan.
Pemerintah berharap masuknya pasokan baru dan rencana pemesanan berikutnya dapat membantu menjaga stabilitas ketersediaan semen di Maluku Utara. (nar)


Komentar