Reflesksi Menuju Peringatan Sumpah Pemuda

Ekonomi Malut Melaju, Bagaimana dengan Generasi Mudanya

Najila Assagaf

Generasi muda pun perlu memanfaatkan kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan. Namun demikian, yanggung jawab ini tidak bisa dibebankan kepada mereka semata.

Semangat untuk berkembang harus didukung oleh akses dan kesempatan yang memadai agar setiap anak muda, apa pun latar belakangnya, memiliki peluang yang lebih setara untuk berkontribusi.

Pemerintah dan masyarakat dapat mendorong anak-anak muda agar dapat mengikuti program magang yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun korporasi dan mengikuti seleksi beasiswa untuk pendidikan yang lebih tinggi mereka ketika belum aktif bekerja. Prinsipnya adalah, usia muda didorong untuk tetap aktif dan produktif.

Peringatan Sumpah Pemuda seharusnya menjadi momentum untuk melihat kembali arah pembangunan dan masa depan generasi penerus. Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 tidak hanya berarti menjaga kebersamaan, tetapi juga memastikan bahwa tidak ada kelompok yang tertinggal dalam perjalanan menuju kemajuan.

Ekonomi Maluku Utara boleh melaju kencang. Namun, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari seberapa tinggi angka pertumbuhannya. Keberhasilan itu juga perlu terlihat dari semakin terbukanya kesempatan bagi generasi muda untuk belajar, bekerja, berkarya, dan membangun masa depan di daerahnya sendiri.

Sebab, kemajuan Maluku Utara yang sesungguhnya bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi hari ini, melainkan juga tentang masa depan generasi mudanya.(*)

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...