Rayakan HUT ke-48, Pasar Modal Indonesia Hadirkan Fasilitas Penyimpanan Ikan untuk Nelayan Ternate

Penyerahan solar-powered cold storage dari Pasar Modal Indonesia untuk nelayan di Kelurahan Rua, Pulau Ternate
Penyerahan solar-powered cold storage dari Pasar Modal Indonesia untuk nelayan di Kelurahan Rua, Pulau Ternate

Ternate, malutpost.com – Kelurahan Rua di Pulau Ternate merupakan salah satu wilayah pemasok ikan utama di Provinsi Maluku Utara. Berada di kawasan pesisir, sektor perikanan menjadi tumpuan utama ekonomi sebagian besar warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan.

Dalam sehari, Kelurahan Rua mampu menghasilkan sekitar 100 kilogram hasil tangkapan. Sayangnya, tidak semua ikan terserap pasar pada hari yang sama. Permasalahan muncul karena para nelayan belum memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai. Minimnya cold storage atau freezer serta keterbatasan daya listrik membuat kualitas ikan cepat menurun, sehingga berpotensi menekan harga jual dan pendapatan nelayan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Pasar Modal Indonesia berkolaborasi dengan Insan Bumi Mandiri menghadirkan fasilitas solar-powered cold storage di Kelurahan Rua. Bantuan yang diresmikan pada Sabtu (5/9/2026) di Dermaga Dorcis Rua ini diserahkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Pasar Modal Indonesia.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Panitia HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia sekaligus Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Antonius Herman Azwar, kepada perwakilan kelompok nelayan Kelurahan Rua dengan didampingi aparatur pemerintah setempat.

Bantuan tersebut berupa dua unit cold storage bertenaga surya berkapasitas 300 liter dan empat unit ice maker bertenaga surya berkapasitas 200 liter. Selain fisik bangunan dan alat, program ini dilengkapi sesi pelatihan literasi keuangan serta manajemen kelompok.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif Keuangan, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, serta perwakilan Wakil Gubernur Maluku Utara Sri Haryanti Hatari.

Dalam sambutannya, Antonius berharap bantuan ini dapat menjaga kesegaran tangkapan dan memperpanjang masa simpan ikan.

“Bantuan ini diharapkan mampu mendukung pemanfaatan energi surya oleh masyarakat untuk meningkatkan efisiensi operasional dengan menghemat biaya listrik. Kami berharap program ini mendorong kemandirian ekonomi nelayan kecil di Kelurahan Rua,” ujar Antonius.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...