Pemkot Ternate Fasilitasi UMKM Ngaralamo dengan 20 Tenda Lipat

Ternate, malutpost.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menyerahkan 20 unit tenda lipat kepada pengelola kawasan UMKM di Lapangan Ngaralamo, Ternate, Maluku Utara. Tenda tersebut selanjutnya didistribusikan kepada para pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Penyerahan dilakukan langsung Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Rizal Marsaoly, Kepala Bappelitbangda Thamrin Marsaoly dan Kepala BP2RD, Mochtar Hasim.
Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, bantuan tenda merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM, khususnya pelaku ekonomi kreatif yang beraktivitas di kawasan Coffee Street Ngaralamo.
“Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah kota untuk mendukung para pelaku UMKM yang ada di Kota Ternate,” kata Rizal.
Ia menyebut, Lapangan Ngaralamo kini menjadi salah satu lokasi yang berkembang sebagai tempat berkumpulnya pelaku ekonomi kreatif, terutama anak muda yang menjalankan usaha kopi dan kuliner.
Rizal mengatakan, pemerintah bersama pengelola kawasan telah membahas sejumlah aspek terkait pemanfaatan ruang, mulai dari parkir, kebersihan, hingga kewajiban pajak dan retribusi.
Ia menjelaskan, tenda diserahkan kepada pengelola agar pendistribusiannya dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan para pelaku usaha di lapangan.
“Nanti dari pengelola yang distribusi kepada para pelaku UMKM kopi yang ada di sini. Dari sisi pemanfaatan dan peletakan, pengelola lebih tahu,” tutur Rizal.
Ia berharap keberadaan tenda tersebut dapat membuat kawasan UMKM di Ngaralamo lebih tertata sekaligus memiliki keseragaman dalam penampilan.
Selain 20 tenda untuk kawasan Coffee Street Ngaralamo, Pemkot Ternate juga menyiapkan 20 tenda lainnya untuk mendukung kegiatan Car Free Day di kawasan Taman Nukila.
Rizal menyebut, saat ini terdapat lebih dari 70 pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan Ngaralamo. Ke depan, kawasan ini juga akan diramaikan dengan pertunjukan musik akustik pada malam Minggu.
“Mulai malam Minggu depan sudah ada semacam live music, kerja sama pengelola juga dengan PT Sampoerna untuk ada akustik,” ujarnya.
Rizal menambahkan, dukungan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban pajak dan retribusi.
“Pajak ditagih, retribusi ditagih, tapi instrumennya juga harus ada, fasilitasnya juga harus didukung,” tandas Rizal. (van)



Komentar