Bentuk Saka Anti Narkoba, Pramuka Malut Siap Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba

Ternate, malutpost.com – Pengurus Rintisan Satuan Karya (Saka) Anti Narkoba binaan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) resmi dilantik di Kantor BNNP Malut, Ternate Selatan, Selasa (21/7/2026).
Pelantikan yang dipimpin Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Malut Muhammad Abusama ini, menjadi tonggak awal kolaborasi BNN dan Gerakan Pramuka dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Saka Anti Narkoba dibentuk sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan agar memiliki karakter kuat sekaligus menjadi pelopor gerakan anti narkoba di daerah.
Dalam sambutannya, Muhammad Abusama menyampaikan apresiasi kepada BNNP Malut atas inisiasi pembentukan Saka Anti Narkoba. Menurutnya, keberadaan Saka Anti Narkoba menjadi langkah strategis dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang semakin mengkhawatirkan.
"Gerakan Pramuka dan Kwarda Malut menyadari bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa, terutama generasi muda kita. Narkotika bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan moral, karakter, dan masa depan anak-anak bangsa," kata Abusama.
Menurut dia, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat harus terlibat, termasuk Gerakan Pramuka yang selama ini dikenal sebagai organisasi pembinaan karakter generasi muda.
Sehingga melalui kegiatan kepramukaan, para anggota dididik menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, peduli, dan memiliki semangat kebangsaan. Nilai-nilai itu menjadi benteng penting agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
"Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab moral untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga memiliki karakter kuat dan bebas dari berbagai pengaruh negatif. Kehadiran Saka Anti Narkoba adalah langkah strategis sebagai garda terdepan dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika," paparnya.
Abusama mengingatkan para pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah sebagai teladan sekaligus agen perubahan di lingkungan Pramuka maupun masyarakat. Sekaligus menitipkan tiga pesan kepada seluruh pengurus Saka Anti Narkoba. Pertama, menjadi agen perubahan dengan memberi contoh nyata sebagai generasi yang hidup sehat, kreatif, produktif, dan bebas narkoba. Kedua, membangun sinergi dengan BNNP Malut melalui kegiatan penyuluhan, edukasi, sosialisasi, dan kampanye anti narkoba. Ketiga, memanfaatkan media sosial dan komunitas kepramukaan sebagai ruang menyebarkan pesan-pesan positif kepada sesama generasi muda.
"Jangan bosan mengedukasi rekan sebaya tentang dampak buruk narkoba bagi fisik, mental, dan masa depan," tutupnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Malut Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K., mengatakan pembentukan Saka Anti Narkoba menjadi langkah awal untuk memperkuat pembinaan generasi muda bebas narkoba melalui kegiatan kepramukaan. Menurutnya, fokus utama Saka Anti Narkoba adalah upaya pencegahan sejak dini.
"Dengan pembentukan ini, kami akan segera bergerak melakukan langkah pembinaan bagi generasi muda lewat kegiatan kepramukaan," ujar Mirzal.
Dia menjelaskan, sasaran utama pembinaan adalah kelompok usia muda, mulai dari anak-anak PAUD hingga pelajar SMA sederajat. Menurutnya, penanaman kesadaran tentang bahaya narkoba akan lebih efektif jika dilakukan sejak usia dini.
"Jadi kami fokus pada pembinaan kelompok generasi muda. Karena kesadaran anti narkoba ini lebih tepat dimulai dari anak-anak muda. Semua kegiatan yang berhubungan dengan anak-anak hingga remaja, kami ikut terlibat dalam menggalakkan kesadaran anti narkoba, termasuk kegiatan Pramuka," katanya.
Mirzal menilai Gerakan Pramuka merupakan wadah yang sangat tepat untuk membina karakter generasi muda karena mencakup hampir seluruh jenjang usia. Namun demikian, pembinaan akan diprioritaskan kepada anak-anak dan remaja sebagai generasi penerus.
"Lewat Pramuka inilah anak-anak kita bisa dibina dan diarahkan agar terhindar dari narkoba. Supaya ke depan mereka menjadi pemimpin yang baik tanpa jejak narkoba. Harapannya, generasi Maluku Utara bisa benar-benar bebas dari narkoba," pungkasnya. (cr-01)



Komentar