Wagub Sarbin Respons Sorotan tentang MTQ di Masjid Raya Sofifi

WhatsApp Image 2026 06 23 at 23.01.57
Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe.

Sofifi, malutpost.com -- Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Sarbin Sehe, angkat bicara terkait sorotan publik atas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 yang dipusatkan di lantai 1 Masjid Raya Shaful Khairat, Sofifi.

Sarbin menegaskan tidak ada yang keliru dengan pelaksanaan MTQ di lingkungan masjid. Menurutnya, masjid justru menjadi tempat yang paling tepat untuk kegiatan syiar Islam.

"MTQ dilaksanakan di masjid apa yang salah? Ruangan yang digunakan MTQ provinsi itu ruangan yang paling representatif, full AC dan bersih. Jadi apa yang salah kita lakukan MTQ di masjid," kata Sarbin saat dikonfirmasi, Selasa (22/6/2026).

Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara itu mengatakan, sejarah perkembangan Islam juga berawal dari masjid sehingga pelaksanaan MTQ di tempat tersebut sangat relevan.

"Nilai dakwah mulai dari masjid. Kalau cerita sejarah Islam justru dari masjid. Apa yang salah? Tidak ada yang salah," ujarnya.

Sarbin menilai esensi MTQ bukan hanya pada seremoni pembukaan, melainkan bagaimana seluruh rangkaian lomba berjalan dengan baik dan seluruh cabang yang dipertandingkan dapat terlaksana secara maksimal.

"Kita selama ini kalau mau jujur, apa MTQ cuma pembukaan? Bukan. Sesungguhnya MTQ bukan soal pembukaan, tapi bagaimana seluruh rangkaian berjalan dengan baik," tegasnya.

Ia mengaku turut memantau langsung pelaksanaan MTQ dan memastikan seluruh kegiatan berlangsung lancar.

"Kemarin saya sendiri memantau, semuanya berjalan dengan baik," katanya.

Terkait anggaran pelaksanaan MTQ XXXI, Sarbin meminta agar informasi rinci mengenai besaran anggaran dikonfirmasi langsung ke Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku Utara.

"Anggaran kan ada di Kesra, bisa dicek. Untuk angka-angka pasti nanti bisa dicek," ujarnya.

Saat ditanya apakah penggunaan lantai 1 Masjid Raya Shaful Khairat berkaitan dengan kebijakan efisiensi anggaran, Sarbin menyebut penjelasan teknis lebih tepat disampaikan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).
Meski demikian, ia kembali menegaskan bahwa lokasi pelaksanaan MTQ tidak menjadi persoalan karena fasilitas yang tersedia dinilai sangat memadai.

"Dengan gedung semewah itu di lantai 1 Masjid Raya Shaful Khairat, tidak ada gedung semewah itu. Silakan cek apakah ada aula di Sofifi yang full AC, itu cuma ada di lantai 1 Shaful Khairat," katanya.

Sarbin juga meluruskan informasi yang menyebut kegiatan MTQ berlangsung di area basement masjid. Menurutnya, ruangan yang digunakan merupakan lantai 1 yang memang difungsikan sebagai gedung serbaguna atau Islamic Center.

"Itu bukan basement. Itu lantai 1 yang fungsi utamanya gedung serbaguna atau bisa disebut Islamic Center, sehingga berbagai aktivitas dan kegiatan dapat dilaksanakan di situ," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Maluku Utara, Asrul Gailea, belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi terkait anggaran pelaksanaan MTQ.

Sebelumnya, pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Utara yang dibuka pada Minggu (21/6/2026) malam di Masjid Raya Shaful Khairat Sofifi menjadi perbincangan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. (nar)

Komentar

Loading...