Wagub Maluku Utara Minta Calon Jemaah Haji Tak Khawatir Konflik Timur Tengah

Ternate, malutpost.com -- Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengingatkan khususnya calon jemaah haji (CJH) agar tidak khawatir berlebihan terkait kondisi konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Hal tersebut disampaikan Sarbin di Asrama Haji Ternate, Minggu (26/4/2026).
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menjamin kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
"Kalau pada saat kondisi darurat tidak bisa masuk di Jeddah, itu semua sudah dikoordinasikan," kata Sarbin.
Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema alternatif apabila terjadi kendala teknis di lapangan, termasuk terkait dengan rute penerbangan atau lokasi pendaratan jemaah.
"Misalnya suatu saat tidak bisa mendarat di Madinah, tentu akan dicari jalan keluar. Ini sudah dibahas di tingkat nasional," tambahnya.
Sarbin juga berharap seluruh jemaah haji asal Maluku Utara dapat menjalankan ibadah dengan aman hingga kembali ke tanah air.
Ia juga meminta panitia penyelenggara haji untuk terus memberikan edukasi dan pemahaman kepada jemaah agar tidak terpengaruh oleh informasi yang menimbulkan kekhawatiran.
"Kami berharap seluruh panitia memberikan edukasi kepada jemaah bahwa konflik Timur Tengah tidak berpengaruh, sehingga mereka tidak merasa takut," ungkap Sarbin.
Menurutnya, saat ini banyak masyarakat yang menghubungi dirinya melalui pesan WhatsApp untuk menanyakan dampak konflik terhadap pelaksanaan ibadah haji.
"Banyak sekali pesan masuk yang menanyakan kondisi di Timur Tengah saat ini. Kami pastikan pemerintah sudah melakukan koordinasi yang matang," jelasnya.
Selain itu, Sarbin juga menyoroti kondisi fiskal daerah Maluku Utara yang sedang tidak menguntungkan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kualitas layanan terhadap jemaah haji tidak boleh menurun.
"Kita tahu kondisi fiskal Maluku Utara, PAD termasuk yang terkecil di republik ini. Tapi kami harapkan kualitas layanan tidak dikurangi, hanya dilakukan efisiensi biaya," pungkasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk terus mendoakan agar seluruh proses ibadah haji tahun ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (nar)


Komentar