Pemprov Maluku Utara Rencana Manfaatkan Bandara PT IWIP Perkuat Konektivitas

Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi Maluku Utara berencana memanfaatkan bandara milik perusahaan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan membangun ekosistem ekonomi baru di Pulau Halmahera.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Ia menegaskan bahwa pembangunan Jalan Trans Kieraha menjadi kunci utama dalam membuka akses antarwilayah.
"Dengan dibukanya jalur itu, konektivitas wilayah akan tersambung. Ini adalah bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi baru," kata Sarbin, Kamis (15/1/2026).
Sarbin bilang, selama ini Halmahera Utara dikenal memiliki Bandara Udara Kao. Namun, selain bandara tersebut, terdapat pula Bandara Udara PT IWIP yang dinilai sangat strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat dari dan menuju Sofifi sebagai ibu kota provinsi.
"Di Halmahera, selain Bandara Kao, ada Bandara PT IWIP," ujarnya.
Sarbin menjelaskan, jarak tempuh antara kawasan PT IWIP di Halmahera Tengah dan Sofifi relatif singkat, yakni sekitar satu jam dua puluh menit. Dengan jarak itu, Bandara tersebut dinilai layak dan memungkinkan untuk digunakan sebagai alternatif akses transportasi udara.
"Nah kalau IWIP dengan Sofifi relatif satu jam dua puluh menit bisa dijangkau, maka kita bisa gunakan Bandara PT IWIP. Dengan demikian, Trans Kieraha menuju ke IWIP harus segera kita bangun," tandas Sarbin.
Wagub menambahkan, bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan pemanfaatan bandara tersebut dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan keterhubungan antarwilayah di Maluku Utara, khususnya di Pulau Halmahera. (nar)




Komentar