Literasi dan Arah Kemajuan Daerah

Samsudin Wahab

Dalam posisi nasional, angka ini menempatkan Maluku Utara di posisi yang kurang baik dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Ini bukan bermaksud untuk membanding-bandingkan. Tetapi lebih pada bagaimana agar fakta ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi kita semua.

Jika kita dipaksa membayangkan bagaimana nasib suatu daerah tanpa kemampuan literasi yang memadai, maka banyak orang pasti di kepalanya akan terbayang suatu kondisi yang sangat terbelakang.

Ada banyak alasan mengapa kita harus berani berpendapat bahwa literasi adalah hal yang paling krusial bagi kemajuan suatu daerah.

Kemajuan suatu daerah bukan hanya diukur dari tingkat infrastruktur. Lebih dari itu ada dimensi nilai-nilai lain yang harus menjadi ukuran untuk menilai tingkat kemajuan suatu daerah.

Diantaranya seperti minimnya korupsi, terciptanya stabilitas demokrasi dan pemuda yang mampu dan peka untuk melakukan check and balance. Itu semua tidak terlepas dari pengaruh literasi.

Di Maluku Utara, gerakan protes seperti gerakan demonstrasi sering mengalami fluktuasi atau naik turun. Di Maluku Utara, yang menjadi pelopor gerakan protes paling banyak adalah mahasiswa. Karena mahasiswa adalah lapisan kelompok yang biasanya lebih tinggi tingkat idealisnya.

Ada begitu banyak masalah yang sering muncul di Maluku Utara. Namun, respon dalam bentuk gerakan protes, baik gerakan aksi turun ke jalan ataupun melalui tulisan kadang masih naik turun.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...