Polres Halut Bongkar Jaringan Curanmor, 44 Motor Berhasil Diamankan

Halut, malutpost.com – Polres Halmahera Utara (Halut) menangkap belasan terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C, hingga pengolahan perak ilegal. Para terduga pelaku diamankan dalam Operasi Kie Raha Aman Triwulan III Tahun 2026.
Kapolres Halut, AKBP Erlichson Pasaribu, dalam konferensi pers, Rabu (30/9/2026), mengatakan pengungkapan terbesar dalam operasi tersebut adalah curanmor dengan barang bukti 44 unit sepeda motor serta pencurian handphone sebanyak 33 unit.
Menurutnya, pengungkapan kasus curanmor berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan adanya bengkel yang menjadi tempat penampungan sepeda motor hasil kejahatan di Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Polres Halut mengamankan seorang terduga penadah berinisial MA alias Ali (24), bersama barang bukti 17 unit sepeda motor dan satu unit mobil KIA Picanto.
“Dari pengembangan kasus, anggota menetapkan 12 tersangka. Sembilan orang dewasa telah ditahan, yakni YM alias Rival (22), WB alias Wili (22), RA alias Reza (22), GA alias Geral (19), DT alias Tino (20), DP alias Mawar (33), serta dua anak di bawah umur, MS alias Marvel (16) dan RS alias Ino (17),” kata Erlichson.
Kapolres menjelaskan, para pelaku menjalankan aksinya dengan mengincar sepeda motor yang diparkir di luar rumah. Motor kemudian dirusak bagian kunci stang dan kabel kontak untuk dibawa kabur.
Sementara itu, untuk kasus pencurian handphone, pelaku menyasar rumah warga yang pintu maupun jendelanya dalam kondisi tidak terkunci.
Selain mengungkap kasus 3C, Satreskrim Polres Halut juga mengungkap dugaan pengolahan perak ilegal. Seorang terduga pelaku berinisial NW alias Jodi (47) ditangkap pada 6 September 2026 di Desa Gosoma.
Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan dua batang perak dengan berat masing-masing 152 gram dan 172 gram, serta lima bongkahan mineral.
“Pelaku mengaku sudah tiga kali mengirim perak keluar daerah sejak 2024 dengan harga Rp30 ribu per gram,” pungkasnya. (one)

Komentar