Sekda Ternate Titip Pesan ke Lulusan Akbid Cahwala Utamakan Profesionalisme dan Kemanusiaan

IMG 20260912 WA0022
Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly saat menyampaikan sambutan mewakili Wali Kota Ternate pada Wisuda Diploma III Program Studi Kebidanan Angkatan II Akbid Cahwala Maluku Utara Tahun 2026, Sabtu (12/9/2026).

Ternate, malutpost.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengajak lulusan Akademi Kebidanan (Akbid) Cahwala Maluku Utara menjadi tenaga kesehatan yang kompeten sekaligus humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Rizal saat mewakili Wali Kota Ternate, pada Wisuda Diploma III Program Studi Kebidanan Angkatan II Akbid Cahwala Maluku Utara Tahun 2026, Sabtu (12/9/2026).

Wisuda tersebut mengusung tema “Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah untuk Melahirkan Generasi Emas Maluku Utara.”

Rizal dalam sambutannya mengatakan, wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di tengah masyarakat.

Ia menyebut, profesi bidan memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan proses persalinan, tetapi juga mencakup kesehatan perempuan sepanjang siklus kehidupan, edukasi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, serta penguatan keluarga sehat.

“Jadilah tenaga kesehatan yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki etika, integritas, empati dan kepedulian terhadap masyarakat,” pesan Rizal.

Ia menekankan, tantangan pelayanan kesehatan di Maluku Utara tidak ringan. Kondisi geografis kepulauan dan akses antardaerah membutuhkan tenaga kesehatan yang profesional, tangguh, adaptif, komunikatif, serta memiliki komitmen kuat untuk melayani masyarakat.

Rizal menyampaikan, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat. Kerja sama tersebut mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi hingga inovasi yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Maluku Utara memiliki potensi yang besar. Karena itu, investasi terbesar yang harus kita lakukan adalah investasi pada sumber daya manusia,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan menuntut tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan.

Ia berharap Akbid Cahwala Maluku Utara terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi profesi dan berbagai pemangku kepentingan.

Kepada para wisudawan, Rizal berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diwujudkan melalui pelayanan yang tulus dan berorientasi pada kemanusiaan.

“Teruslah melangkah, teruslah belajar dan teruslah mengabdi. Jadikan ilmu, integritas, profesionalisme dan pelayanan dengan hati sebagai prinsip dalam menjalankan tugas,” pungkasnya. (van)

Komentar

Loading...