Sinergi Pemda dan NHM Peduli Dorong Kemandirian Pangan Lewat Budidaya Bioflok BUMDes Sadaka Farm

Halut, malutpost.com - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus menunjukkan komitmen dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok di Perikanan Modern Sadaka Farm yang dikelola oleh BUMDes Toliaes, Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara.
Program ini merupakan bagian dari komitmen NHM dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Melalui program tersebut, NHM menginisiasi sekaligus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan budidaya ikan nila hingga membuahkan hasil.
Keberhasilan program tersebut ditandai dengan pelaksanaan panen raya perdana pada 1 September 2026. Dalam panen tersebut, BUMDes Sadaka Farm berhasil menghasilkan sekitar dua ton ikan nila.
Panen raya ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, bersama sejumlah pimpinan OPD, pemerintah kecamatan dan desa, pengurus BUMDes, kelompok pembudidaya, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kasman memberikan apresiasi kepada pihak swasta, khususnya melalui program NHM Peduli yang dinilai efektif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Halmahera Utara.
“Kami bersyukur dan memberikan apresiasi atas komitmen PT NHM. Sinergi ini sangat luar biasa, karena hampir separuh tanggung jawab pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat Halmahera Utara telah terbantu dan dilaksanakan secara nyata oleh program NHM Peduli,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta tersebut dapat menjadi contoh dalam mewujudkan kemandirian daerah.
“Kolaborasi ini merupakan teladan sektor swasta dan pemerintah daerah dapat berjalan beriringan demi mewujudkan kemandirian daerah,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Kao Barat, Abihud Jawali, mengatakan inisiatif tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan program ketahanan pangan yang diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat.
“Panen raya ini adalah langkah nyata bagaimana kita melaksanakan program ketahanan pangan, dalam hal Asta Cita yang kedua. Saya berharap BUMDes Desa Soahukum benar-benar memaksimalkan desa-desa lainnya,” katanya.
Senada, Kepala Desa Soahukum, Remer Hein Sinyiang, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, NHM, BUMDes, dan masyarakat dalam pengembangan program tersebut.
“Kami berharap program ini terus dikembangkan agar Desa Soahukum dapat tumbuh menjadi desa yang produktif dan mandiri,” harapnya.
Kepala Divisi Yayasan NHM Peduli, M. Irwan Malaka, mengaku bahagia melihat capaian yang telah dirasakan masyarakat melalui program tersebut.
“Kami di NHM Peduli merasa sangat berbahagia menyaksikan dampak nyata dari program pemberdayaan melalui BUMDes Sadaka Farm di Desa Soahukum. Keberhasilan ini adalah bukti nyata dari berjalan baiknya kolaborasi tripartit antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” tandasnya.
Keberhasilan BUMDes Sadaka Farm juga mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Saat ini, diperkirakan sekitar 15 hingga 20 warga Desa Soahukum telah secara mandiri mereplikasi model budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok di rumah masing-masing.
Model budidaya tersebut bahkan mulai menarik minat masyarakat dari desa lain hingga kecamatan tetangga. (one)



Komentar