Buka Musprov PBSI Maluku Utara, Wagub Sarbin Desak Perubahan Pola Pembinaan Atlet

IMG 20260625 WA0011
Wagub Malut Sarbin Sehe saat sambutan saat Musprov PBSI Malut.

Ternate, malutpost.com -- Wakil Gubernur (Wagub) yang juga Ketua Umum KONI Maluku Utara, Sarbin Sehe, resmi membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Maluku Utara masa bakti 2026–2030 di Muara Hotel, Ternate, Rabu (24/6/2026).

Sarbin menegaskan bahwa prestasi olahraga Maluku Utara di tingkat nasional masih jauh dari harapan. Hingga saat ini, Maluku Utara belum mampu meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Sampai hari ini, Maluku Utara belum mendapatkan medali emas di seluruh cabang olahraga, yang ada hanya baku malawang (saling berdebat/bersaing tanpa hasil)," kata Sarbin tegas.

Ia menilai investasi olahraga di Maluku Utara belum berjalan maksimal, terutama pada cabang olahraga beregu yang membutuhkan dukungan anggaran besar. Karena itu, KONI Malut mendorong pengembangan cabang olahraga individu yang dinilai lebih berpeluang menghasilkan prestasi dan medali.

Sarbin juga mengingatkan para pengurus PBSI agar mengedepankan semangat pengabdian dalam membangun organisasi, bukan menjadikan jabatan sebagai sarana mencari keuntungan pribadi.

"Kita harus berpikir apa yang bisa kita berikan kepada dunia olahraga dan PBSI, bukan apa yang bisa kita dapatkan. Jika pola pikir ini berkembang, saya yakin Maluku Utara akan bangkit dengan prestasi terbaiknya," ujarnya.

Menurutnya, Musprov PBSI tidak boleh hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan. Forum tersebut harus mampu melahirkan program strategis, memperkuat komunikasi organisasi, serta membangun kolaborasi yang lebih luas untuk meningkatkan prestasi bulu tangkis di Maluku Utara.

Sarbin juga menegaskan bahwa olahraga saat ini telah berkembang menjadi profesi yang menjanjikan dan menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pembinaan atlet harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan sejak usia dini.

Sementara itu, Ketua Panitia Musprov PBSI Malut, Aswan Lampah, mengatakan pelaksanaan Musprov merupakan amanat AD/ART organisasi setelah berakhirnya masa bakti kepengurusan PBSI Maluku Utara periode 2022–2026.

Ia menjelaskan, Musprov bertujuan mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya, menyusun program kerja baru, serta memilih Ketua Umum PBSI Maluku Utara periode 2026–2030.

Musprov PBSI Maluku Utara diikuti perwakilan pengurus PBSI kabupaten/kota se-Maluku Utara dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin A. Kadir, perwakilan PBSI Pusat, pimpinan OPD lingkup Pemprov Malut, pengurus PBSI periode sebelumnya, serta para calon ketua umum PBSI Malut. (nar)

Komentar

Loading...