Dikbud Maluku Utara Umumkan Jadwal SPMB 2026/2027, Registrasi Akun Mulai 4 Juni

Ternate, malutpost.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA, SMK di Maluku Utara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini diawali dengan tahap registrasi akun yang berlangsung pada 4 hingga 15 Juni 2026.
Setelah itu, pendaftaran dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi jalur prestasi dan zonasi yang dibuka pada 17–20 Juni 2026. Hasil seleksi jalur tersebut akan diumumkan pada 22 Juni 2026.
Selanjutnya, tahap kedua untuk jalur domisili dan mutasi dibuka pada 23–28 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 30 Juni 2026.
Peserta yang dinyatakan lulus diwajibkan melakukan daftar ulang pada 1–3 Juli 2026. Seluruh peserta yang lolos seleksi akan ditetapkan melalui keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara sebelum diserahkan kepada masing-masing satuan pendidikan untuk proses verifikasi dan pengumpulan berkas fisik.
Abubakar menegaskan, bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan tidak ada kebijakan di luar mekanisme yang berlaku.
"Ini sesuatu yang normatif secara prosedural. Memang seperti ini yang kita kerjakan dalam pelaksanaan penerimaan murid baru," kata Abubakar kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat untuk bersama-sama menjaga komitmen dan bertanggung jawab dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB secara transparan dan berkeadilan.
Menurutnya, tujuan utama SPMB adalah memberikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.
"SPMB jangan ditafsirkan sebagai cara untuk mengendalikan atau membatasi seseorang mendapatkan akses pendidikan. Justru sistem ini hadir untuk membuka ruang yang adil bagi semua peserta didik," ujarnya.
Abubakar juga menyoroti masih kuatnya persepsi masyarakat mengenai sekolah favorit. Menurutnya, stigma tersebut perlu dihilangkan karena seluruh SMA negeri memiliki standar layanan pendidikan yang sama.
"Kita ingin menghilangkan image sekolah favorit. Semua SMA negeri pada dasarnya sama. Kita belum memiliki sekolah yang secara khusus ditetapkan sebagai sekolah unggulan, sehingga orang tua tidak perlu memaksakan anaknya masuk ke sekolah tertentu," tegasnya.
Ia mencontohkan kondisi yang sering terjadi di Kota Ternate, di mana orang tua tetap berupaya memasukkan anaknya ke sekolah tertentu meskipun terdapat sekolah negeri lain yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
"Misalnya siswa tinggal di Gambesi, tetapi memaksakan masuk ke SMAN 1 Ternate, padahal sekolah yang lebih dekat adalah SMAN 3 Ternate. Pola pikir seperti ini yang ingin kita ubah melalui sistem penerimaan yang lebih adil," jelas Abubakar.
Dikbud Maluku Utara berharap seluruh tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
Informasi lengkap terkait jadwal, persyaratan, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi SPMB Maluku Utara di www.spmb.malutprov.go.id. (nar)



Komentar