Sarbin Sehe Sebut Irjen Waris Catat Sejarah Terbaik sebagai Kapolda Maluku Utara

Sofifi, malutpost.com -- Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Sarbin Sehe menyebutkan Irjen Pol. Waris Agono merupakan sosok Polisi yang akan selalu dirindukan karena memiliki tekad bulat dengan memindahkan aktivitas Polda dari Kota Ternate ke Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.
Menurutnya, perpindahan aktivitas Polda dari Ternate ke Sofifi merupakan satu hal yang sangat sulit namun mampu dilaksanakan, sehingga dapat merubah wajah ibu kota dengan kehadiran anggota Kepolisian.
"Hari ini adalah hari terakhir Kapolda Irjen Waris melaksanakan tugas di Maluku Utara. Tapi dari jiwa dan tekad Irjen Waris, hari ini wajah ibu kota berubah dari hari-hari sebelumnya," ungkap Wakil Gubernur Sarbin, saat diwawancarai usai peletakan batu pertama Pembangunan SPKT Polda Malut, Selasa (28/4/2026).
Wagub mengaku tidak bisa melupakan sejarahnya Irjen Waris, karena perannya, Polda kini berada di Kota Sofifi.
Untuk itu, Wagub berharap kepada seluruh personel dan jajaran Polda agar dapat mewarisi aliran pikiran, perasaan atas pengabdian Irjen Waris agar bertekad pengabdian untuk kemajuan pembangunan, pengamanan di Maluku Utara, dan khususnya di Ibu Kota Provinsi.
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-58 dan mengakhiri tugas Kepolisiannya. Kami juga berharap, Allah menyediakan tempat yang lain serta mengangkat derajatnya, sehingga totalitas pengabdian tidak berhenti," tuturnya.
Sarbin menyatakan, kedepanya jika Irjen Waris diberikan jalan dan jabatan di kementrian, tidak melupakan Maluku Utara.
"Setelah dari sini, kita doakan pak Irjen Waris jika mendapat jabatan strategis tidak melupakan Maluku Utara," harapnya.
Wagub menegaskan, Kapolda Irjen Waris telah memiliki amal yang paling banyak. Karena setiap bertemu dengan pengurus Masjid dimanapun selalu menyebut amal pak Irjen Waris.
"Kebaikan Irjen Waris belum saya temukan pada sosok pejabat di Maluku Utara. Karena dengan seragam Polisi yang hidup di Masjid hanya pada Irjen Waris," kata Wagub.
Selain itu, Wagub mengakui, Irjen Waris juga mencatat sejarah terbaik dalam melaksanakan tugas menjadi Kapolda Maluku Utara terutama dalam penanganan konflik dua desa antara Sibenpopo dan Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.
"Pak Kapolda ini catatkan sejarah baru di Maluku Utara, bagaimana tidak, masalah di Patani hari Jumat sempat ricuh tapi pada keesokan harinya tepat hari Sabtu semua warga sudah saling berpelukan dan saling memaafkan satu dengan yang lain," jelasnya.
Meskipun hari terakhir menjabat sebagai Kapolda Maluku Utara, Wagub berharap agar kasus atau masalah dua desa di Patani dapat terselesaikan secara cepat karena sudah terjadi cukup lama.
"Semoga dengan berakhir penugasan di Polri khususnya di Maluku Utara, kasus Sibenpopo dan Banemo dapat diselesaikan secara jelas," tandasnya.
Terpisah, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, mengaku Maluku Utara memiliki catatan khusus terutama saat mengambil sikap untuk memindahkan aktivitas Polda dari Ternate ke Sofifi.
Kapolda juga menyatakan, saat bertugas di Maluku Utara sempat menghadapi beberapa permasalahan, mulai dari masalah pertambangan di STS, Position hingga masalah Banemo dan Sibenpopo.
"Alhamdulillah berbagai masalah yang terjadi dapat kita lalui bersama dengan bersinergi antara satu dengan yang lain," pungkasnya. (one)


Komentar