Bolehkah Tarawih 8 Rakaat Saat Imam 20 Rakaat? dan Amalan Utama Ramadan, Ini Penjelasan

Jemaah Bertanya, Ustad Menjawab
Pertanyaan:
Bisa atau tidak ustad, kita salat tarawih yang imamanya 20 rakaat, tapi kita salatnya 8 rakaat saja dan langsung salat Witir secara terpisah, dan amalan apa saja yang paling baik dilaksanakan saat Ramadan?
Jawaban:
"Ma syaa Allah pertanyaan yang sangat bagus, in syaa Allah akan ustadz jawab dalam beberapa poin yang mengutamakan adab agar mendapatkan keutamaan maksimal:
1. Hukum Shalat 8 Rakaat di Belakang Imam yang shalat 20 Rakaat
Secara syariat, shalatnya tetap sah Karena Tarawih adalah ibadah sunnah yang jumlah rakaatnya memiliki kelenturan (tidak kaku).
Namun jika ditanya manakah yang lebih utama? Sudah pasti mengikuti imam sampai selesai 20 rakaat. Hal ini didasari sebuah hadis yang menganjurkan untuk mengikuti imam sampai selesai agar dihitung pahala shalat semalam suntuk:
إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا صَلَّى مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ "
Sesungguhnya jika seseorang shalat bersama imam hingga imam selesai (seluruh rakaatnya), maka dicatat baginya pahala shalat semalam suntuk." (HR. Tirmidzi).
Jadi, jika fisik saudara memungkinkan, sangat disarankan mengikuti hingga rakaat ke-20. Namun jika ada udzur atau ingin 8 rakaat saja, itu tidak dilarang.
Atau jika ingin tetap mendapatkan keutamaan seperti hadits diatas maka saran ustadz carilah masjid yang shalat tarawihnya 8 rakaat dan berjamaahlah bersama imam sampai selesai.
Baca Halaman Selanjutnya..




Komentar