PLN UIP MPA Perkuat Sinergi Pendampingan Hukum dengan Kejaksaan Tinggi Papua Barat

IMG 20260123 WA0013
General Manager PLN UIP MPA, Nur Hardiyanto saat menyerahkan cenderamata kepada Kepala Kejati Papua Barat, Basuki Sukardjono di Kantor Kejati Papua Barat.

Manokwari, malutpost.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW P2B) melaksanakan audiensi dan silahturahmi dengan Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi serta pendampingan hukum dalam mendukung kelancaran proyek-proyek ketenagalistrikan di wilayah Papua Barat.

Audiensi yang berlangsung pada Rabu (21/1/2026) di Ruang Rapat Kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat tersebut dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP MPA, Nur Hardiyanto.

Ia didampingi Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP MPA, Abas Joni Wibowo, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIW P2B, Ateng Marudut Sihombing, Manager PLN UPP MPA 4, Reza Aditya Rizkiyanto, Manager PLN UP3 Manokwari, Arvy Tryudha Le Cerf, serta Manager Hukum PLN Papua, Louisa Bofe.

Rombongan PLN diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Basuki Sukardjono, S.H., M.H., didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Luhur Istighfar, S.H., M.Hum., serta Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Meilany, S.H., M.H.

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW P2B) melaksanakan audiensi dan silahturahmi dengan Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

Dalam pertemuan tersebut, PLN dan Kejaksaan Tinggi Papua Barat membahas penguatan koordinasi dan sinergi, khususnya dalam pendampingan hukum terhadap proyek ketenagalistrikan.

Pendampingan hukum ini diharapkan mampu mendukung percepatan dan kepastian pelaksanaan proyek-proyek strategis ketenagalistrikan yang dilaksanakan oleh PLN UIP MPA di Papua Barat, mulai dari tahap perencanaan, perizinan, pengadaan lahan, hingga pelaksanaan konstruksi.

General Manager PLN UIP MPA, Nur Hardiyanto, menjelaskan bahwa kompleksitas pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Papua Barat memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk pendampingan hukum yang kuat dan berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Papua Barat memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi geografis, sosial, maupun regulasi. Oleh karena itu, kami memandang penting adanya sinergi yang erat dengan Kejaksaan Tinggi Papua Barat, khususnya dalam memberikan pendampingan hukum agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan meminimalisir potensi risiko hukum di kemudian hari,” jelas Nur Hardiyanto.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...