Diduga Gegara SK Kepengurusan, Dua Kader HMI Ternate Dianiaya Sesama Kader

Ternate, Malutpost.com — Dua kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate dilaporkan menjadi korban dugaan penganiayaan oleh sesama kader HMI. Peristiwa tersebut terjadi di Asrama Haji, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, pada Senin malam, 29 Desember 2025.
Informasi yang diterima Malutpost.com pada Jumat (2/1/2026) menyebutkan, dua korban masing-masing bernama Ismail, Sekretaris Umum (Sekum) HMI Cabang Ternate, dan Baslan, mantan Ketua Umum Komisariat Ekonomi.
Insiden ini diduga terjadi saat Pengurus Besar (PB) HMI menggelar prosesi pelantikan Ketua Umum HMI Cabang Ternate periode 2025–2026 yang dijabat oleh Yusril Buang. Saat pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan cabang, Baslan mengajukan interupsi karena menilai SK yang dibacakan tidak sesuai dengan SK yang sebelumnya telah diterima dan diketahui oleh sejumlah pengurus.
“Untuk posisi ketua umum dan sekretaris umum memang sesuai, tetapi tidak dengan struktur pengurus lainnya. SK yang sebelumnya sudah dikantongi pengurus tiba-tiba berubah,” ujar Baslan.
Menurut Baslan, saat menyampaikan interupsi dan mempertanyakan keabsahan SK tersebut kepada pengurus PB HMI, ia justru menerima pukulan dari sejumlah oknum kader HMI. Melihat kejadian itu, Ismail berusaha melerai, namun dirinya juga ikut menjadi korban penganiayaan.
“Atas kejadian tersebut, kami merasa dirugikan dan langsung melaporkannya secara resmi ke Polsek Ternate Selatan,” kata Baslan.
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar