Perkuat Budaya Literasi Kampus, UPA Perpustakaan Unkhair Gelar Pemilihan Duta Baca

Ternate, Malutpost.com – Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Khairun, menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Duta Baca. Kegiatan ini merupakan program tahunan, sebagai langkah strategis dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan yang digelar di lantai 1 gedung perpustakaan Unkhair ini, dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Khairun, Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si., serta dihadiri oleh perwakilan Gramedia Kota Ternate, dewan juri, panitia pelaksana, staf UPA Perpustakaan, dan para finalis Duta Baca.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat membaca dan berkarya. Melalui Pemilihan Duta Baca, UPA Perpustakaan Universitas Khairun berharap akan lahir generasi akademik yang mampu menjadi teladan dan penggerak literasi, berpikir kritis, serta menghadirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Sebab, literasi bukan sekadar membaca kata, tetapi memahami dunia, menumbuhkan gagasan, dan menciptakan perubahan. Mari jadikan membaca sebagai kebiasaan, menulis sebagai ekspresi pemikiran, dan berbagi pengetahuan sebagai budaya bersama. Satu buku membuka jendela pengetahuan, satu gagasan menyalakan perubahan,” jelas Kepala UPA Perpustakaan Unkhair Ternate, Dr. Farida Samad, M.KPd.
Yang terpilih sebagai Duta Baca Unkhair Tahun 2026, yakni; Asti Istiani dari Fakultas Hukum terpilih sebagai juara I, juara II Masdino Daeng dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Juara III Marleni Hasim dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Sebelum penilaian diberikan, para finalis diberi kesempatan untuk memaparkan hasil bacaan mereka. Sedikitnya ada 20 finalis yang menyampaikan gagasan mereka. Salah satu juri, Hardi, mengatakan nilai yang diberikan kepada finalis sesuai dengan kemampuan dan hasil kerja mereka. Menurutnya, untuk menentukan pemenang, ada tiga aspek yang dinilai. Yakni, resensi buku, video yang menceritakan hasil bacaan dan aspek pemaparan.
“Semua finalis punya kemampuan dan motivasi yang tinggi untuk meningkatkan budaya baca di kampus. Bagi kami (juri), semua peserta terbaik,” katanya. (red/kun)


Komentar