NHM Terus Berikan Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan bagi Karyawan

IMG 20260923 WA0006
Karyawan NHM yang mendapat fasilitas kesehatan dan pendidikan untuk keluarga.

Halut, malutpost.com - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memberikan bantuan pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi karyawan aktif maupun yang saat ini dirumahkan, termasuk keluarga dan anak-anak mereka.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, NHM tetap menunjukkan kepedulian terhadap generasi penerus melalui dukungan di bidang pendidikan dan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan sumber daya manusia.

Sejak Januari hingga September 2026, NHM telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 206 karyawan dan keluarga atau tertanggung yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan.

Sementara itu, bantuan pendidikan telah diberikan kepada 1.151 anak karyawan, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.

Salah satu karyawan yang saat ini dirumahkan, State Gato, mengaku kondisi tersebut bukan hal yang mudah. Namun, dirinya mengapresiasi kepedulian NHM yang tetap memberikan fasilitas kepada karyawan tanpa diskriminasi.

“Bekerja di NHM memberikan ketenangan luar biasa bagi saya dan keluarga. Kondisi perusahaan memang sedang sulit, tetapi keluarga saya masih bisa menikmati fasilitas kesehatan hingga pendidikan bagi anak-anak tanpa harus memikirkan biayanya,” ujarya, Rabu (23/9/2026),

Menurut State, perhatian NHM terhadap kesejahteraan karyawan sangat berarti. Pelayanan kesehatan bagi karyawan dan tertanggung serta bantuan pendidikan anak karyawan telah memberikan keringanan finansial bagi keluarga.

“Ini merupakan bentuk kepedulian konkret perusahaan terhadap para karyawan dan tertanggung,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dedi Guratji, karyawan Departemen Eksplorasi yang saat ini bertugas di Site Gosowong. Ia mengapresiasi komitmen NHM dalam memberikan bantuan pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi keluarga karyawan.

“Saya sebagai karyawan dari wilayah lingkar tambang merasa terbantu dengan tunjangan pendidikan yang tetap disalurkan perusahaan. Alhamdulillah, memasuki semester baru, kebutuhan pendidikan anak kami terbantu. Hal ini juga dirasakan oleh saudara saya yang saat ini sedang dirumahkan,” katanya.

Dedi menjelaskan, di tengah kondisi perusahaan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, pemenuhan kewajiban pembayaran dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan serta ketentuan yang berlaku di internal perusahaan.

“Kami memahami kondisi perusahaan. Pembayaran berjalan sesuai kemampuan perusahaan dan ketentuan yang ada. Bagi saya, yang terpenting adalah komunikasi tetap terjalin dengan baik serta hak kesehatan dan pendidikan kami terus diperhatikan,” tandasnya. (one)

Komentar

Loading...