Wagub Sarbin Lepas 80 Jemaah Umrah Gratis Pemprov Maluku Utara

IMG 20260908 WA0001
Wagub Sarbin saat menyampaikan pesan kepada para jemaah umrah Pemprov Maluku Utara.

Sofifi, malutpost.com -- Sebanyak 80 jemaah umrah gratis program Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) tahun 2026 resmi dilepas menuju Tanah Suci.

Pelepasan dilakukan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, di Asrama Haji Kota Ternate, Senin (7/9/2026) malam.

Program umrah gratis tersebut merupakan agenda tahunan Pemprov Maluku Utara sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para imam, wakil imam, serta tokoh agama yang telah berkontribusi dalam kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

Di hadapan para calon jemaah, Sarbin menyampaikan pesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan kondisi selama menjalani perjalanan hingga tiba di Arab Saudi.

Ia juga mengingatkan para jemaah agar memaknai kesempatan berangkat ke Tanah Suci bukan sekadar sebagai program pemerintah, melainkan sebagai panggilan dari Allah SWT.

Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah umrah merupakan nikmat besar yang patut disyukuri. Karena itu, para jemaah diminta memperbanyak rasa syukur serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan.

"Semoga bapak ibu para jemaah sekalian selalu dalam lindungan Allah dalam perjalanan ini," kata Sarbin.

Sarbin berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, diberikan kesehatan, serta kembali ke Maluku Utara dalam keadaan selamat.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku Utara, Asrul Gailea, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 80 jemaah yang diberangkatkan tahun ini berasal dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.

"Angkat itu berjumlah 80 orang dan dari total 80 orang ini tersebar di 10 kabupaten kota," ujarnya.

Asrul menjelaskan, proses penentuan calon jemaah tidak dilakukan secara singkat. Pemprov Maluku Utara melalui Biro Kesra menerapkan sejumlah tahapan dan kriteria sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Nama-nama calon jemaah terlebih dahulu diusulkan dari kabupaten/kota, termasuk melalui remaja masjid maupun pengurus masjid, sebelum kemudian mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Menurut Asrul, proses tersebut membutuhkan waktu cukup panjang agar seluruh calon jemaah yang ditetapkan benar-benar memenuhi kriteria yang telah ditentukan.

"Harapan kita semua, seluruh proses dan tahapan keberangkatan jemaah umrah dapat berjalan dengan baik dan seluruh jemaah selamat sampai tujuan," katanya.

Program ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk penghargaan pemerintah kepada para tokoh agama, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam membangun kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat di Maluku Utara. (nar) 

Komentar

Loading...