Proyek Jembatan Ake Busale Senilai Rp3,311 Miliar Terhenti, Warga Desa Cango Terpaksa Gunakan Jembatan Darurat

Menurutnya, progres pembangunan hingga saat ini diperkirakan baru mencapai sekitar 15 hingga 20 persen. Di lokasi baru terlihat pekerjaan pengecoran tiang sumuran serta persiapan pembangunan abutmen sebagai konstruksi dasar jembatan.
"Yang ada baru pekerjaan dasar. Karena jembatan lama sudah dibongkar, masyarakat terpaksa menggunakan jalan darurat. Pengendara menuju kebun maupun kendaraan yang melintas cukup kesulitan karena akses sementara terganggu," katanya.
Warga lainnya juga menyampaikan harapan agar kontraktor segera melanjutkan pembangunan. Menurutnya, terhentinya proyek tidak hanya menghambat akses transportasi masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi warga di sekitar lokasi.
"Kalau dibiarkan terlalu lama, kami khawatir jembatan ini tidak selesai karena sampai sekarang belum jelas kapan pekerjaan akan dilanjutkan," tuturnya.
Sementara itu, Faisal Anwar alias Opo yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp maupun pesan singkat pada Senin (29/6/2026) belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak terkait, termasuk kontraktor pelaksana dan instansi teknis yang menangani proyek tersebut, guna memperoleh penjelasan mengenai penyebab terhentinya pekerjaan serta langkah penyelesaiannya. (one)



Komentar