Membangun Ekosistem Pembangunan Daerah

Yang kedua, klaster kawasan komoditi unggulan dan pariwisata. Komiditi unggulan yang dikembangkan adalah kelapa di Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Selatan dan Kabupaten Kepulauan Sula dan Pala di Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Tengah dan Kabupaten Halmahera Utara.
Intervensi kebijakan antara lain, penguatan sentra produksi perkebunan, pembangunan agroindustri, dan penyediaan infrastrukur mendukung serta penimgkatan kualitas sumber daya manusia.
Dan yang ke tiga, klaster kawasan konservasi di Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Suaka Marga Satwa Goa Bukimoruru dan Cagar Alam Pulau Obi.
Intervensi kebijakan antara lain, optimalisasi tata Kelola Kawasan konservasi, dan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan Kawasan konservasi.
Perencanaan yang Baik
Konsep pembangunan daerah adalah pembangunan kewilayahan, pembangunan tidak bersifat linear, tapi semua unsur saling terkait, saling pengaruhi, dan butuh keseimbangan yang dibangun sesuai keunggulan, kondisi dan karateristik wilayah untuk mencapai harmonisasi.
Pembangunan daerah harus dilihat sebagai suatu ekosistem, tidak bisa dilihat secara spasial. Ekosistem pembangunan daerah harus dibangun secara efektif dan efesien.
Untuk memperkuat ekosistem pembangunan daerah, hal pertama yang harus dilakukan adalah perencanaan yang baik.
Baca Halaman Selanjutnya..


Komentar