Jaga Terang di Hari Kemenangan, Cerita Petugas PLN Amankan Keandalan Listrik di Momen Idulfitri

IMG 20260327 WA0022
Salah satu petugas PLN yang siaga selama pelaksanaan malam takbiran hingga Salat Idul Fitri 1447 Hijriah.

Zahro mengakui bahwa keinginan untuk berkumpul bersama keluarga tentu ada, namun menjaga stabilitas listrik di ujung timur Indonesia kini menjadi prioritasnya. Baginya, hal tersebut juga memberikan kebahagiaan yang tak ternilai meski raga jauh dari keluarga.

"Saya belajar menyeimbangkan kewajiban sebagai seorang muslim dan tanggung jawab pekerjaan. Saya merasa berbahagia ketika bisa memastikan masjid tetap terang dan masyarakat beribadah dengan tenang. Walaupun raga saya jauh dari keluarga, inilah cara saya merayakan hari kemenangan. Semoga kehadiran saya tetap terasa di hati mereka melalui niat baik dan tanggung jawab ini," ungkap Zahro.

Komitmen tinggi Riki dan Zahro demi menjaga keandalan listrik juga dijalankan oleh Muhammad Hanif Zidan (26), pegawai PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tarakan. Senyum bahagia senantiasa ia pancarkan setiap kali bertugas dari pos siaga dan gardu listrik di wilayah Tarakan, Kalimantan Utara.

"Ini bukan kali pertama saya ditempatkan sebagai tim siaga, dan saya merasa sangat bersyukur diberi kepercayaan ini. Meskipun jauh dari pelukan orang-orang tercinta, dukungan dan doa mereka jadi sumber semangat saya dalam menjalankan tugas," ucap Hanif.

Bagi Hanif, teknologi menjadi jembatan untuk menjaga kehangatan keluarga saat dirinya bertugas.

“Biasanya setelah salat saya langsung sungkem dengan keluarga, sekarang gantinya lewat layar handphone dengan video call. Sudah menjadi komitmen kami sebagai insan PLN untuk hadir menjaga listrik tetap andal, terutama di momen seperti Idulfitri. Kami ingin masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan nyaman,” tambahnya sambil tersenyum, menahan rindu yang tak terucap.

Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo saat memeriksa layar monitor.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengapresiasi dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh Riki, Zahro, Hanif, serta puluhan ribu petugas lapangan lainnya yang berkomitmen untuk siaga di momen penting seperti Idulfitri.

“Petugas PLN adalah garda terdepan dalam menjaga keandalan listrik di tengah momen-momen penting nasional seperti Idulfitri. Kami mengapresiasi mereka yang berjuang pantang menyerah dalam memastikan hari kemenangan tetap terang benderang, dan jutaan keluarga Tanah Air dapat berkumpul bersama dengan nyaman,” jelas Darmawan.

Selama masa siaga yang ditetapkan pada 12 hingga 31 Maret 2026, PLN menyiagakan sekitar 72 ribu personel yang bertugas di ribuan posko siaga di seluruh Indonesia. Para personel ini tetap bersiaga di tempat tugasnya masing-masing, menjaga gema takbir tetap berkumandang dan hangatnya pelukan keluarga di hari kemenangan.

Meski tak selalu terlihat, mereka terus hadir, menjaga terang dari pembangkit listrik, gardu-gardu induk, pos siaga, hingga jaringan di seluruh pelosok negeri. Mereka adalah para penjaga cahaya, pahlawan sunyi yang menjaga Indonesia tetap terang saat hari kemenangan. (ikh)

Selanjutnya 1 2

Komentar

Loading...